Kakorlantas: Keselamatan Lalu Lintas Butuh Kolaborasi Semua Pihak
- 08 Jul 2026 15:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kakorlantas menegaskan keselamatan lalu lintas membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
- Pertumbuhan kendaraan dan bonus demografi menjadi tantangan lalu lintas ke depan.
- Korlantas mulai memetakan jalur sebagai persiapan Operasi Nataru dan Operasi Ketupat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Wibowo menegaskan keselamatan lalu lintas membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Sinergi dinilai menjadi kunci menghadapi tantangan lalu lintas yang semakin kompleks.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara silaturahmi di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Polri, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan itu dihadiri jajaran Korlantas Polri serta berbagai pemangku kepentingan.
"Keberhasilan lalu lintas tidak ditentukan satu orang atau satu instansi. Keberhasilan hanya dapat diwujudkan melalui kebersamaan semua pihak," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 8Juli 2026.
Ia mengatakan Indonesia akan menghadapi bonus demografi hingga 2045 dengan jumlah penduduk produktif terus meningkat. Pertumbuhan kendaraan bermotor juga mencapai rata-rata lima hingga enam persen setiap tahun.
Di sisi lain, penambahan infrastruktur jalan belum mampu mengimbangi pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan berbagai persoalan lalu lintas di masa mendatang.
Wibowo menilai rendahnya budaya tertib berlalu lintas masih menjadi tantangan besar. Pelanggaran melawan arus masih sering dikeluhkan masyarakat di berbagai daerah.
"Budaya tertib lalu lintas masyarakat kita masih perlu ditingkatkan. Pelanggaran melawan arus masih menjadi keluhan utama masyarakat," katanya.
Selain itu, perkembangan teknologi menuntut pelayanan lalu lintas semakin efektif dan mudah diakses masyarakat. Pelayanan juga harus tetap menjamin keamanan serta keselamatan seluruh pengguna jalan.
Di hadapan peserta, Wibowo menyampaikan apresiasi kepada pendahulunya Irjen Pol. Agus Suryonugroho. Berbagai program sebelumnya dinilai menjadi fondasi menghadapi tantangan lalu lintas ke depan.
"Program yang telah dibangun menjadi fondasi penting bagi kami. Semangat tersebut akan kami lanjutkan menghadapi berbagai tantangan ke depan," ujarnya.
Sebagai langkah awal, Korlantas Polri akan memetakan sejumlah jalur di Indonesia bagian timur. Pemetaan dilakukan sebagai persiapan menghadapi Operasi Natal dan Tahun Baru serta Operasi Ketupat.
Wibowo berharap semangat "Semua Karena Kita" terus menjadi landasan kolaborasi seluruh pihak. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....