Densus 88 Selidiki Dugaan Bom Rakitan di MAN 3 Padang
- 14 Jul 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Polda Sumatera Barat bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih menyelidiki dugaan temuan bom rakitan
- Ini yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa. Juru Bicara Densus 88 Antiteror Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana
- Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian
RRI.CO.ID, Padang - Polda Sumatera Barat bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih menyelidiki dugaan temuan bom rakitan. Ini yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana mengatakan, barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang. Antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," kata Mayndra, Selasa, 14 Juli 2026.
Setelah melakukan penelusuran di lokasi, petugas mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang berdasarkan hasil penyelidikan awal diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut. Menurut Mayndra, keterangan mengenai identitas pihak yang diduga menjadi sasaran masih berasal dari pengakuan awal terduga dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Ia juga menyampaikan, berdasarkan pengakuan awal, terduga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak melalui internet dan terinspirasi dari peristiwa bom di salah satu sekolah di Jakarta pada 2025. Namun, motif tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Selain itu, terduga juga mengaku merakit perangkat tersebut secara mandiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring tanpa sepengetahuan orang tuanya. Serta bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.
"Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi. Dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," ujar Mayndra.
Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mendalami kasus tersebut. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu, sementara seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....