Kemensos Genjot Kuota Sekolah Rakyat di Singkawang, Libatkan 132 Orang Tua
- 13 Jul 2026 19:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemensos bersama Pemerintah Kota Singkawang mempercepat pemenuhan kuota penerimaan Sekolah Rakyat.
- Salah satunya melalui sosialisasi kepada orang tua dan calon peserta didik di Rumah Adat Melayu Singkawang, Senin 13 Juli 2026.
- Sosialisasi ini diikuti sebanyak 132 orang tua beserta calon siswa yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat di Kota Singkawang.
RRI.CO.ID, Singkawang - Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pemerintah Kota Singkawang mempercepat pemenuhan kuota penerimaan Sekolah Rakyat. Di antaranya melalui sosialisasi kepada orang tua dan calon peserta didik di Rumah Adat Melayu Singkawang, Senin 13 Juli 2026.
Kegiatan ini sekaligus memberikan pemahaman mengenai konsep pendidikan berasrama yang menjadi ciri program tersebut. Sosialisasi ini diikuti sebanyak 132 orang tua beserta calon siswa yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat di Kota Singkawang.
"Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat pemenuhan kuota penerimaan siswa. Sekaligus memberikan pemahaman mengenai konsep pendidikan berasrama yang menjadi bagian dari program strategis nasional," ujar Direktur Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan Kemensos RI, Radik Karsadiguna.
Menurutnta, melalui kegiatan tersebut masyarakat diharapkan semakin memahami tujuan, visi, misi, hingga mekanisme penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kemensos saat ini masih berupaya memenuhi kuota penerimaan sebanyak 270 siswa yang terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
Radik menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program prioritas nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. "Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan, mempersiapkan generasi yang unggul, sekaligus memuliakan masyarakat dari kelompok ekonomi bawah melalui pendidikan yang berkualitas," katanya.
Selain menyediakan layanan pendidikan, Sekolah Rakyat juga menitikberatkan pada pembentukan karakter peserta didik. Agar mampu menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan maupun yang berisiko putus sekolah. Ia menilai program tersebut juga akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah melalui naiknya angka partisipasi sekolah dan rata-rata lama sekolah.
"Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menekan angka anak tidak sekolah maupun putus sekolah, mempercepat peningkatan rata-rata lama sekolah. Serta berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Singkawang," ujar Asmadi.
Pemerintah Kota Singkawang, lanjutnya, akan terus bersinergi dengan Kemensos RI dalam proses sosialisasi dan penjaringan calon peserta didik agar kuota penerimaan Sekolah Rakyat dapat terpenuhi sesuai target. Sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....