DPRD dan Pemkab Bekasi Usulkan Empat Sekolah Baru ke Pemprov Jabar
- 10 Jul 2026 23:16 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi dan Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan empat unit sekolah negeri baru kepada Pemprov Jabar sebagai respons kebutuhan pendidikan masyarakat.
- Pembangunan sekolah baru akan dilaksanakan bertahap: dua sekolah (SMA Negeri 2 Cikarang Timur dan SMA Negeri 2 Karangbahagia) pada tahun 2026, serta dua sekolah lainnya (SMA Negeri 2 Serang Baru dan SMK Negeri 2) pada tahun 2027.
- Usulan ini didorong oleh keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang terlihat dari tingginya kebutuhan pada setiap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya di jenjang SMA dan SMK.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi bersama dengan Pemkab Bekasi mengusulkan empat sekolah baru kepada Pemprov Jabar. Usulan tersebut merupakan tindak lanjut masyarakat yang menginginkan keberadaan sekolah negeri di setiap wilayah di Kabupaten Bekasi.
Menurut, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Boby Agus Ramdan mengatakan, empat unit sekolah baru ditargetkan rampung bertahap. Yang pekerjanya akan dilakukan pada tahun 2026 dan 2027 mendatang.
Ia mengatakan, untuk tahun 2026 dua unit sekolah baru telah terealisasi. Sekolah tersebut yaitu
SMA Negeri 2 Cikarang Timur dan SMA Negeri 2 Karangbahagia.
Sementara sisa dua sekolah lagi akan dikerjakan pada tahun 2027 mendatang. Yakni SMA Negeri 2 Serang Baru dan SMK Negeri 2.
"Meskipun kewenangan SMA dan SMK berada di provinsi, kami memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat Kabupaten Bekasi. Karena mayoritas warga membutuhkan keberadaan sekolah negeri di setiap wilayah di Kabupaten Bekasi," katanya, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan sekolah baru didorong tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sekolah negeri. Hal ini bisa dilihat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya di jenjang SMA dan SMK.
"Setiap tahun SPMB selalu menjadi perhatian karena daya tampung sekolah negeri masih terbatas. Solusi jangka panjangnya adalah menambah Unit Sekolah Baru di wilayah yang memang membutuhkan," katanya.
Mengenai kebutuhan sekolah negeri, pihaknya membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki usulan lokasi pembangunan sekolah. Khususnya lahan berstatus jelas dan mendapat dukungan warga setempat.
"Kami hadir untuk memfasilitasi dan menindaklanjuti usulan masyarakat. Lahan yang diusulkan akan kami kaji, termasuk memastikan statusnya clear and clean sebelum diproses lebih lanjut sesuai ketentuan," ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....