KKP Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Aceh Besar

  • 08 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pemulihan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pascabanjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir 2025
  • Melalui penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut serta penanganan sedimentasi
  • Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Permana Yudiarso, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir

RRI.CO.ID, Jakarta - Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pemulihan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pascabanjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir 2025. Melalui penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut serta penanganan sedimentasi.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Permana Yudiarso, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi masyarakat pesisir. Khususnya yang terdampak bencana.

"Kabupaten Aceh Besar memiliki potensi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan. Karena itu, salah satu prioritas KKP adalah memperkuat regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisir untuk mendukung percepatan pembangunan pascabencana," kata Permana, Rabu, 8 Juli 2026.

Menurut Permana, salah satu kendala yang dihadapi nelayan saat ini adalah pendangkalan alur pelayaran akibat sedimentasi pascabanjir. Kondisi tersebut menyebabkan kapal nelayan hanya dapat keluar masuk pelabuhan saat air pasang sehingga menghambat aktivitas penangkapan ikan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, KKP mempercepat penerbitan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) sebagai dasar legalitas pemanfaatan ruang laut. Selain itu, KKP juga mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), penanganan sedimentasi, serta pengembangan kawasan pesisir melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya tersebut mencakup penataan ruang pesisir, pemberdayaan masyarakat, peningkatan investasi sektor kelautan, hingga penguatan tata kelola kawasan pesisir. KKP bersama Pemerintah Provinsi Aceh juga telah menyepakati sinergi untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pemanfaatan ruang laut yang muncul akibat bencana.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Muharram Idris berharap berbagai program yang disiapkan pemerintah pusat dapat segera direalisasikan agar aktivitas nelayan kembali normal dan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.

"Harapan kami, program-program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan akses nelayan, memperlancar aktivitas penangkapan ikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Besar," ujar Muharram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....