Anggota Mapala UI Tempuh 1.634 Kilometer dalam Ekspedisi Bike-Hiking

  • 06 Jul 2026 00:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI), Mochamad Aqil Fajar Asyabani (25), memulai ekspedisi bertajuk Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok
  • Ini dengan mengayuh sepeda dari Depok, Jawa Barat, menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat
  • Dalam ekspedisi tersebut, Aqil akan menempuh perjalanan sekitar 1.634 kilometer dan mendaki 13 gunung dengan ketinggian di atas 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Pulau Jawa, Bali, dan Lombok

RRI.CO.ID, Depok - Anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI), Mochamad Aqil Fajar Asyabani (25), memulai ekspedisi bertajuk Menapak Bumi: Bike-Hiking Jawa-Bali-Lombok. Ini dengan mengayuh sepeda dari Depok, Jawa Barat, menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Dalam ekspedisi tersebut, Aqil akan menempuh perjalanan sekitar 1.634 kilometer dan mendaki 13 gunung dengan ketinggian di atas 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) di Pulau Jawa, Bali, dan Lombok. Perjalanan yang dimulai dari Sekretariat Mapala UI pada Minggu (5/7) itu memiliki total elevasi sekitar 23.550 meter dan dijadwalkan berlangsung selama 54 hari. Aqil diperkirakan tiba di Lombok pada September 2026.

Selama perjalanan, Aqil akan mengayuh sepeda hingga kaki gunung sebelum melanjutkan pendakian. Medan yang dilalui bervariasi, mulai dari jalan raya hingga jalur pedesaan yang menanjak dan berkelok.

Dalam setiap pendakian, sepeda akan dititipkan di basecamp. Aqil juga akan berkolaborasi dengan organisasi Mapala di berbagai daerah sebagai tempat singgah sekaligus rekan pendakian.

Aqil mengatakan ekspedisi tersebut merupakan upaya untuk menjelajahi Indonesia secara mandiri dengan mengedepankan prinsip minimalis, mematuhi regulasi pendakian. Serta mendokumentasikan setiap tahapan perjalanan.

"Nama Menapak Bumi bukan hanya sekadar simbolik. Tetapi tentang menjelajahi Indonesia benar-benar dengan tapak kaki sendiri, memahami negeri lebih dekat, yaitu alam dan manusianya," kata Aqil, Senin, 6 Juli 2026.

Ekspedisi tersebut terinspirasi dari atlet ultra-endurance asal Spanyol, Kilian Jornet, yang pada 2024 mendaki 82 puncak di Pegunungan Alpen dengan memanfaatkan sepeda sebagai satu-satunya moda transportasi antarpuncak. Ketua Mapala UI Salman Muzhaffar Hanif mengapresiasi inisiatif Aqil yang dinilai mencerminkan semangat petualangan generasi baru Mapala UI.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk mencintai alam. Sekaligus mengenal Indonesia secara lebih dekat melalui aktivitas petualangan yang bertanggung jawab.

Dalam ekspedisi itu, Aqil dijadwalkan mendaki sejumlah gunung, di antaranya Gunung Pangrango, Ciremai, Slamet, Sindoro, Sumbing, Merbabu, Lawu, Arjuno-Welirang, Argopuro, Raung, Agung, dan Rinjani. Aqil sendiri bukan sosok baru dalam dunia ekspedisi.

Sebelumnya ia telah mengikuti sejumlah penjelajahan hutan di Kalimantan Barat dan Bengkulu, mendaki berbagai gunung di Pulau Jawa. Serta menempuh perjalanan bersepeda jarak jauh seperti Yogyakarta-Jakarta sejauh 660 kilometer dan Jakarta-Pantai Carita sejauh 364 kilometer.

Perjalanan ekspedisi tersebut dapat dipantau secara langsung melalui akun media sosial Instagram miliknya, @aqil.fjr. Ini yang akan memperbarui perkembangan perjalanan pada setiap etape bersepeda maupun pendakian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....