Satu Pendaki Meninggal Dunia akibat Hipotermia di Bukit Savana Dandaun

  • 05 Jul 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia di Bukit Savana Dandaun, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB)
  • Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis
  • Koordinator Pos SAR Kayangan Darwis mengatakan korban bernama Hamzanwadi (38), warga Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia di Bukit Savana Dandaun, Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.

Koordinator Pos SAR Kayangan Darwis mengatakan korban bernama Hamzanwadi (38), warga Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur. "Korban kami evakuasi ke Puskesmas Sembalun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," kata Darwis, Minggu, 5 Juli 2026.

"Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya menambahkan.

Ia menjelaskan, Kantor SAR Mataram menerima laporan pada Sabtu (4/7) pukul 22.37 Wita. Mengenai seorang pendaki yang mengalami hipotermia saat berada di Bukit Savana Dandaun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Pos SAR Kayangan segera diberangkatkan ke lokasi dengan membawa peralatan pendakian, perlengkapan medis, serta peralatan pendukung lainnya. Tim SAR gabungan berhasil menjangkau korban dan mengevakuasinya dari Bukit Savana Dandaun pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.50 Wita.

Darwis mengatakan, setelah proses evakuasi selesai dan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR resmi ditutup. Operasi evakuasi melibatkan tim Rescue Pos SAR Kayangan, Unit SAR Lombok Timur, Polsek Sembalun, Babinsa Sembalun, Damkar Lombok Timur, pengelola Bukit Savana Dandaun, EMHC, Puskesmas Sembalun, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya.

Darwis mengimbau masyarakat dan wisatawan yang melakukan pendakian agar memperhatikan kondisi kesehatan dan mempersiapkan perlengkapan yang memadai. Guna mengurangi risiko selama berada di kawasan pegunungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....