Menteri Ara Tinjau Penerima BSPS di Kota Batu, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
- 02 Jul 2026 11:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau calon penerima BSPS di Kota Batu untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah
- Pemerintah menargetkan pembangunan rumah BSPS di Kelurahan Temas dimulai pada 10 Juli 2026 dan rampung pada 10 Oktober 2026
- Pelaksanaan Pemilihan Terbuka Toko (PTT) menghasilkan efisiensi anggaran Rp16,8 juta yang akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk tambahan material bangunan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Batu, Jawa Timur. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus meningkatkan kualitas hunian.
Pada 2026, Kota Batu memperoleh alokasi Program BSPS sebanyak 200 unit atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Menteri Maruarar mengatakan pembangunan rumah melalui Program BSPS di Kelurahan Temas dijadwalkan dimulai pada 10 Juli 2026. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada 10 Oktober 2026 sehingga bantuan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Maruarar, pemerintah juga terus memperkuat manfaat Program BSPS melalui pemberian sertifikat tanah bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. Langkah tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan kesejahteraan MBR.
"Bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang belum memiliki sertifikat, pemerintah akan memberikan sertifikat secara gratis. Jadi tidak hanya rumahnya yang diperbaiki agar menjadi layak huni, tetapi kepastian hukum atas tanahnya juga kami siapkan," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang akrab disapa Ara itu dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2027.
Sementara itu, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengapresiasi pelaksanaan Program BSPS yang dinilai berlangsung transparan, terbuka, dan berpihak kepada masyarakat. Ia berharap pembangunan rumah dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera menempati hunian yang lebih layak.
"Program bedah rumah ini merupakan salah satu bagian penting dari Program Tiga Juta Rumah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Saya senang melihat prosesnya dilakukan secara terbuka, jujur, dan bersih," ujar Hashim.
Ia berharap pembangunan rumah-rumah tersebut dapat selesai sesuai target sehingga masyarakat segera dapat menempati hunian yang lebih layak. “Apabila masih terdapat kekurangan, silakan disampaikan kepada jajaran Kementerian PKP,” ucapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Maruarar dan Hashim juga mengunjungi rumah Suharminingsih, salah seorang calon penerima BSPS di Kelurahan Temas. Rumah tersebut dihuni bersama dua anggota keluarga dengan kondisi bangunan yang belum memiliki fondasi, sloof, kolom, maupun ring balok.
Keluarga Suharminingsih mengandalkan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan dari pekerjaan anaknya di usaha penjualan ayam potong. Dinding rumah yang menggunakan kalsiboard juga telah mengalami kerusakan sehingga dinilai tidak layak huni.
"Harapannya rumah ini bisa menjadi lebih layak dan perekonomian keluarga kami juga semakin baik. Terima kasih kepada Presiden Prabowo, selama 15 tahun tinggal di sini, baru kali ini kami mendapatkan bantuan seperti ini," ujar Suharminingsih.
Selain melakukan peninjauan, Kementerian PKP juga melaksanakan Pemilihan Terbuka Toko (PTT) bagi Kelompok Penerima Bantuan BSPS Kelurahan Temas. Mekanisme tersebut diikuti empat toko bangunan untuk memenuhi kebutuhan material 12 calon penerima bantuan dengan pagu anggaran Rp210 juta.
Dari proses tersebut, pemerintah memperoleh efisiensi anggaran sebesar Rp16,8 juta yang akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk tambahan material bangunan. Mekanisme PTT juga diharapkan membuat pelaksanaan Program BSPS semakin transparan, efisien, dan akuntabel.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....