Sekolah Rakyat Bogor Hadirkan Kawasan Pendidikan Modern di Perbukitan Jasinga
- 28 Jun 2026 21:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU mempercepat penyelesaian Sekolah Rakyat Bogor yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026
- Kawasan pendidikan terpadu berkapasitas 1.080 siswa ini dilengkapi fasilitas modern untuk jenjang SD, SMP, dan SMA
- Progres pembangunan telah mencapai 80,21 persen hingga 26 Juni 2026
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian Sekolah Rakyat Bogor menjelang dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Sekolah Rakyat Bogor berdiri di lahan seluas 6,96 hektare pada ketinggian sekitar 161 meter di atas permukaan laut.
Berlokasi di perbukitan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga kawasan pendidikan modern itu menawarkan lingkungan belajar dengan panorama pegunungan yang asri. Sekolah tersebut dirancang menampung hingga 1.080 siswa mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Adapun fasilitas yang disiapkan meliputi gedung sekolah, asrama siswa, asrama guru, gedung serbaguna, dan tempat ibadah. Kawasan tersebut juga dilengkapi kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, serta fasilitas pendukung terintegrasi lainnya.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Minggu, 28 Juni 2026.
Namun, proyek senilai Rp284 miliar tersebut menghadapi tantangan berupa lahan berkontur, curah hujan tinggi, serta keterbatasan akses material. Proses pematangan lahan melalui metode cut and fill membutuhkan waktu sekitar dua bulan sebelum konstruksi dimulai.
Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Jawa Barat Tomi Hendratno mengatakan lokasi pembangunan sebelumnya merupakan kawasan hutan berkontur ekstrem. "Namun Kementerian PU bisa melaksanakan itu dari lahan berkontur disulap menjadi pusat pendidikan dan pusat pertumbuhan ekonomi," ujar Tomi.
Meski menghadapi berbagai tantangan, pembangunan terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga 26 Juni 2026, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Bogor telah mencapai 80,21 persen.
Tomi mengatakan pekerjaan kini memasuki tahap penyelesaian akhir dan penguatan dinding penahan tanah di kawasan lereng. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan konstruksi sekaligus memperkuat stabilitas kawasan pendidikan.
Pembangunan sekolah ini melibatkan 960 pekerja serta didukung 25 personel TNI-AD Teritorial Pembangunan selama proses konstruksi berlangsung. Kementerian PU menargetkan Sekolah Rakyat Bogor mulai difungsikan pada Juli 2026 menyambut tahun ajaran baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....