Mensos Apresiasi Jawa Timur Miliki Sekolah Rakyat Terbanyak
- 28 Jun 2026 10:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mensos Saifullah Yusuf mengapresiasi Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia
- Jawa Timur telah memiliki 26 Sekolah Rakyat rintisan dan membangun 16 Sekolah Rakyat permanen
- Dukungan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota dinilai menjadi kunci pengembangan Sekolah Rakyat
- Penampilan siswa saat Open House menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan optimisme
- Pemerintah berharap pembangunan sekolah permanen segera selesai agar menjangkau lebih banyak anak dari keluarga miskin
RRI.CO.ID, Surabaya - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri Open House Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat Menengah Atas 21 Surabaya, Jawa Timur, Jumat 26 Juni 2026. Kegiatan itu diikuti orang tua, calon siswa, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.
Gus Ipul mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah kabupaten, kota, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, sejak awal seluruh pemerintah daerah memberikan komitmen kuat terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
"Kami berterima kasih kepada seluruh bupati, wali kota, dan khususnya Gubernur Jawa Timur. Sejak awal mereka memberikan dukungan luar biasa," katanya.
"Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik Sekolah Rakyat terbanyak. Ini menunjukkan komitmen daerah terhadap program tersebut," ucapnya.
Saat ini terdapat 26 Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun 16 Sekolah Rakyat permanen yang ditargetkan mulai digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
"Seluruh Indonesia akan dibangun 104 titik Sekolah Rakyat permanen. Sebanyak 16 titik berada di Jawa Timur," katanya.
"Masing-masing nantinya diharapkan mampu menampung sekitar seribu siswa. Mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA," ucapnya.
Dalam kegiatan open house tersebut, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan. Mereka membawakan baris variasi, hadrah, tari tradisional, pencak silat, pidato bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga puisi.
Menurut Gus Ipul, penampilan para siswa menunjukkan perkembangan yang positif selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Perubahan itu terlihat dari meningkatnya rasa percaya diri dan optimisme mereka.
"Tadi kita lihat anak-anak sudah lebih percaya diri. Mereka berani tampil dan menjawab setiap pertanyaan dengan jelas," katanya.
"Yang juga penting, mereka sekarang lebih optimistis menghadapi masa depan. Itu menjadi perkembangan yang sangat membahagiakan," ucapnya.
Senada dengan Mensos, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono mengatakan pemerintah daerah terus mendukung pengembangan Sekolah Rakyat. Menurutnya, Jawa Timur saat ini menjadi daerah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.
"Jawa Timur sangat mendukung program ini. Saat ini ada 26 Sekolah Rakyat dan sedang dibangun 16 kampus permanen," katanya.
"Kami berharap seluruh pembangunan segera selesai. Sehingga semakin banyak anak yang memperoleh akses pendidikan berkualitas," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....