Pemkab Bekasi Sediakan Pojok Baca Digital di Museum Gedung Juang Bekasi
- 22 Jun 2026 17:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pojok Baca Digital hadir di Museum Gedung Juang Bekasi dan bisa diakses seluruh kalangan masyarakat.
- Program ini merupakan kolaborasi dengan Perpustakaan Nasional dengan tujuan meningkatkan minat baca dan literasi masyarakat Kabupaten Bekasi.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpus) Kabupaten Bekasi menghadirkan Pojok Baca Digital di Gedung Juang Bekasi. Dengan keberadaan Pojok Baca Digital masyarakat semua kalangan bisa mengakses ratusan koleksi buku digital secara gratis.
Pojok Baca Digital (Pocadi) menghadirkan ruang baca yang nyaman, dilengkapi tablet dan akses Wi-Fi gratis. Dengan begitu pengunjung dapat dengan mudah mengakses berbagai koleksi bacaan digital yang ada di Pocadi.
Kepala Disarpus Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, Pojok Baca Digital merupakan program kolaborasi. Yakni antara Disarpus Kabupaten Bekasi dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
"Ini merupakan upaya memperluas akses literasi digital bagi pelajar hingga masyarakat umum. Koleksi buku fisiknya memang lebih sedikit dibandingkan koleksi digital karena tujuan Pocadi adalah meningkatkan literasi dalam bentuk digital,” katanya, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, saat ini jumlah kunjungan masyarakat ke Pojok Baca Digital cukup tinggi. Terutama dari kalangan pelajar yang berasal dari wilayah Tambun dan sekitarnya.
Selain itu, Pojok Baca Digital tidak hanya menyediakan koleksi buku digital saja. Tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan literasi non digital seperti layanan story telling atau mendongeng bagi anak-anak.
“Kadang-kadang sekolah membawa siswanya ke Pojok Baca Digital, kemudian petugas kami memberikan kegiatan mendongeng. Yakni sebagai media menyampaikan informasi dan menumbuhkan minat baca sejak usia dini,” katanya.
Jaoharul menjelaskan, secara umum tingkat kunjungan ke perpustakaan cukup baik dan didominasi siswa SD serta SMP. Sementara kunjungan dari masyarakat umum masih perlu terus ditingkatkan.
“Sebagian besar pengunjung berasal dari kalangan pelajar SD dan SMP. Untuk masyarakat umum memang masih belum banyak, tetapi kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berkunjung ke Pojok Baca Digital maupun perpustakaan di wilayah terdekat,” katanya.
Dengan hadirnya Pojok Baca Digital, pihaknya mengajak segenap masyarakat memanfaatkan berbagai fasilitas dan layanan yang ada. Mulai dari fasilitas buku di perpustakaan konvensional maupun layanan digital.
"Nikmati koleksi buku yang ada, ruang baca yang nyaman, serta akses literasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Kami berkomitmen memberikan pelayanan perpustakaan yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat,” ujarnya, mengakhiri pembicaraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....