Pemkab Bekasi Distribusikan 3 Juta Liter Air Bersih untuk 12.407 Kepala Keluarga

  • 30 Jul 2026 23:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kekeringan di Kabupaten Bekasi terjadi di 102 titik yang tersebar di 23 desa dari 9 Kecamatan
  • Adapun warga terdampak krisis air bersih mencapai 12.407 kepala keluarga atau 37.972 jiwa.
  • Jumlah air bersih yang sudah didistribusikan sejak 9 Juni hingga 29 Juli 2026 sudah mencapai 3 juta liter.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Pemkab Bekasi telah mendistribusikan 3.067.300 liter air bersih untuk 12.407 Kepala Keluarga di Kabupaten Bekasi terdampak kekeringan. Angka tersebut diketahui berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi per 29 Juli 2026.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin mengatakan, air bersih untuk warga terdampak kekeringan berasal dari berbagai sumber. Yaitu Pemkab Bekasi dan juga sejumlah pihak baik organisasi sosial maupun kalangan dunia usaha.

Atas bantuan air bersih dari berbagai pihak, ia berharap agar diikuti pihak-pihak lainnya. Khususnya mereka dari kalangan dunia usaha mengingat Kabupaten Bekasi memiliki banyak kawasan industri.

"Perusahaan-perusahaan yang selama ini sudah membantu tentu kami berterima kasih. Namun kami juga mengajak perusahaan lain agar ikut berkolaborasi meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan," katanya, Kamis, 30 Juli 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan distribusi air bersih telah dilakukan sejak 9 Juni 2026. Dan terus berlangsung secara bergiliran sesuai jadwal.

"Hingga saat ini ada 23 desa di 9 kecamatan yang menerima distribusi air bersih. Semua warga terdampak kami layani secara bergilir karena keterbatasan armada dan personel," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Baik melalui pemerintah desa agar dapat segera ditindaklanjuti BPBD.

"Kami mengajak masyarakat untuk hemat menggunakan air. Jika ada wilayah yang mengalami kekurangan air bersih, segera laporkan melalui pemerintah desa agar distribusi bantuan segera sampai," ujarnya.

Berdasarkan data BPBD, kekeringan di Kabupaten Bekasi terjadi di 102 titik yang tersebar di 23 desa dari 9 Kecamatan. Adapun warga terdampak krisis air bersih mencapai 12.407 kepala keluarga atau 37.972 jiwa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....