Gempa M5,1 Guncang Kaur Bengkulu, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
- 20 Jun 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Sabtu 20 Juni 2026 pukul 08.40 WIB.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Sabtu 20 Juni 2026 pukul 08.40 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di laut sekitar 45 kilometer barat daya Kaur, Bengkulu dengan kedalaman 50 kilometer. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi,” kata Wijayanto dalam keterangan keterangan resmi BMKG, Sabtu 20 Juni 2026.
Ia menjelaskan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust). Berdasarkan pemodelan BMKG, guncangan gempa dirasakan pada skala III-IV MMI. Di wilayah Kaur Selatan dan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur.
Sementara itu, getaran dengan intensitas III MMI dirasakan di Tanjung Kemuning, Kabupaten Kaur. “Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” katanya.
Hingga pukul 09.00 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Selain itu, belum terdapat laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Sekaligus memastikan informasi kebencanaan diperoleh melalui kanal resmi BMKG yang telah terverifikasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....