Pemerintah Jamin Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa M6,7 di Sulteng

  • 18 Jun 2026 20:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah menjamin perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa 16 Juni 2026.
  • Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah telah menyiapkan skema bantuan stimulan.
  • BNPB juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal sementara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menjamin perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa 16 Juni 2026. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pemerintah pusat menjamin penuh perbaikan rumah yang rusak dengan berbagai skala kerusakan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah telah menyiapkan skema bantuan stimulan. Guna mempercepat pemulihan hunian warga terdampak.

“Skema bantuan meliputi Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rusak berat atau pembangunan rumah baru. Ini merupakan mekanisme yang selalu disiapkan dalam setiap kejadian bencana,” ujar Abdul dikutip Kamis 18 Juni 2026.

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan status tanggap darurat. Sementara BNPB juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal sementara.

Jika kondisi di lapangan memerlukan, BNPB juga siap memobilisasi hunian sementara (huntara) berkonsep bongkar pasang untuk warga terdampak.

Sementara itu, tim gabungan BNPB, BPBD, serta TNI/Polri masih melakukan verifikasi dan validasi data cepat berbasis desa di seluruh wilayah terdampak.

Berdasarkan data Direktorat Pusat Data, Operasi, dan Logistik (Pudalops) BNPB, dampak gempa di Sigi tercatat paling parah dengan 1.074 rumah rusak ringan, 110 rumah rusak sedang, dan 30 rumah rusak berat. Selain itu, terdapat kerusakan pada 33 fasilitas ibadah, empat kantor, dua sekolah, serta satu jembatan.

Di Palu, gempa menyebabkan kerusakan pada 20 rumah warga, satu fasilitas umum, satu tempat usaha. Serta satu jembatan yang mengalami retak struktur namun masih dapat dilalui terbatas.

Untuk Poso, tercatat lima rumah warga terdampak, terdiri dari tiga rusak ringan dan dua masih dalam tahap asesmen, serta satu ruas jalan desa yang mengalami keretakan. Sementara di Parigi Moutong, sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan fisik yang masih dalam proses verifikasi tingkat kerusakan oleh petugas lapangan.

Abdul juga mengonfirmasi bahwa akses jalan provinsi penghubung koridor Palu–Sigi–Poso saat ini mengalami amblas. BNPB telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Tengah untuk membuka jalur alternatif guna memastikan distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....