Tahun Baru Islam Jadi Ajang Refleksi dan Penguatan Kolaborasi di Kota Bogor
- 18 Jun 2026 06:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pangdam III/Siliwangi mengajak masyarakat menjadikan 1 Muharram sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian sosial.
- Sekitar 1.500 jemaah menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Agung Kota Bogor.
- PT Adev Natural Indonesia menilai semangat hijrah relevan dengan transformasi dan penguatan kolaborasi lintas sektor.
RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Kota Bogor, Jawa Barat, tidak hanya menjadi ajang refleksi keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial dan sinergi antar-elemen masyarakat, di antaranya PT Adev Natural Indonesia, Rumah Zakat, dan Pangdam III/Siliwangi. Sekitar 1.500 jemaah menghadiri kegiatan yang digelar Dewan Masjid bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor tersebut.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih yang hadir memberikan tausiyah, mengajak masyarakat memaknai hijrah sebagai proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Ia menekankan pentingnya menjaga akhlak, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Menurut Kosasih, penetapan 1 Muharram dalam kalender Hijriah berakar dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang menjadi simbol perubahan, perjuangan, dan pembaruan diri. Karena itu, momentum tahun baru Islam perlu dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperkuat kontribusi sosial kepada masyarakat.
"Tahun Baru Islam hendaknya menjadi momentum memperbaiki diri, menjaga hati, memperkuat akhlak, dan menjauhi segala perbuatan yang dapat mengarah kepada dosa. Jadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kosasih dalam tausiyahnya, Senin 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bogor, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta pelaku usaha dan UMKM di wilayah Bogor.
Direktur Utama PT Adev Natural Indonesia, Muhamad Malik Gunawan, menilai pesan yang disampaikan dalam peringatan 1 Muharram memiliki relevansi bagi dunia usaha. Menurut dia, semangat hijrah dapat dimaknai sebagai dorongan untuk terus bertransformasi dan meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek.
Ia mengatakan kolaborasi yang terbangun antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan pelaku usaha menjadi contoh penting dalam membangun ekosistem yang sehat bagi perkembangan daerah.
"Kami melihat bahwa kemajuan sebuah daerah tidak bisa dicapai secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi berbagai pihak agar tercipta lingkungan yang kondusif bagi masyarakat maupun dunia usaha," kata Malik.
Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial. Pangdam III/Siliwangi bersama Wali Kota Bogor menyerahkan santunan secara simbolis kepada anak yatim dari total 2.000 penerima manfaat. Bantuan paket sembako juga diberikan kepada warga yang membutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, bantuan turut disalurkan kepada Rumah Tahfidz Sabilul Qur’an. Bantuan ini merupakan dukungan terhadap pengembangan pendidikan Al-Qur’an di Kota Bogor.
Bagi PT Adev Natural Indonesia, keterlibatan dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi sosial, tetapi juga kesempatan memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur kosmetik dan perawatan tubuh itu juga membagikan produk hasil karya lokal kepada peserta kegiatan.
Malik berharap semangat hijrah yang diusung dalam peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk. Sekaligus, memperluas kontribusi terhadap perekonomian daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.
Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Bogor ditutup dengan doa bersama agar nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....