BNPB: Jembatan Darurat Dipasang untuk Pulihkan Akses di Temanggung

  • 15 Jun 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pemasangan jembatan darurat atau jembatan bailey terus dilakukan
  • Ini untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat bencana tanah longsor di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah
  • Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan jembatan di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, mengalami kerusakan berat

RRI.CO.ID, Temanggung - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan pemasangan jembatan darurat atau jembatan bailey terus dilakukan. Ini untuk memulihkan akses transportasi yang terputus akibat bencana tanah longsor di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan jembatan di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, mengalami kerusakan berat. Ini setelah diterjang material longsor pada pertengahan Mei 2026.

"Per Minggu (14/6), warga Desa Plosogaden bersama personel TNI bergotong royong memasang jembatan bailey. Sebagai upaya memulihkan akses yang terdampak longsor," kata Abdul, Senin, 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan mobilisasi material jembatan dilakukan oleh personel Yonzipur IV/TK bersama masyarakat setempat. Sebelum pemasangan dilakukan, tim gabungan BPBD dan instansi terkait terlebih dahulu memperkuat pondasi utama jembatan menggunakan bronjong untuk memastikan konstruksi lebih aman dan kokoh.

Langkah tersebut dilakukan agar jembatan darurat dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain penanganan infrastruktur, BNPB juga mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Terutama pada wilayah yang rawan longsor dan banjir.

Abdul mengingatkan masyarakat untuk rutin membersihkan saluran air, memangkas pohon yang berpotensi tumbang, serta mengikuti simulasi dan jalur evakuasi yang telah disiapkan pemerintah daerah. Bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai, BNPB meminta agar terus memantau kondisi muka air dan mengikuti informasi cuaca dari lembaga resmi.

"Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama. Masyarakat diimbau segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang aman sesuai jalur evakuasi yang telah ditetapkan," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....