Daop 6 Yogyakarta Sebut Peningkatan Penumpang Libur Panjang
- 01 Jun 2026 19:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mengatakan terdapat peningkatan penumpang hingga 100 persen pada libur panjang. Hal itu dibandingkan pada hari biasa.
“Hari ini merupakan puncak arus balik sekaligus keberangkatan tertinggi selama long weekend. KAI Daop 6 melayani sekitar 56.000 pelanggan dengan tujuan yang didominasi ke Gambir, Bandung, dan Surabaya,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Senin, 1 Juni 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 mengoperasikan tujuh perjalanan kereta api tambahan. Rinciannya, tiga kereta tambahan diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta (Tugu), tiga kereta dari Stasiun Solo Balapan, dan satu kereta dari Stasiun Lempuyangan.
Menurutnya, ketepatan waktu perjalanan tetap menjadi salah satu indikator kinerja utama yang dijaga selama masa libur panjang. KAI Daop 6 juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pihak terkait guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar stasiun.
“Kami mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun. Hal itu agar tidak terhambat kepadatan lalu lintas dan tetap dapat melakukan proses boarding sesuai jadwal,” katanya.
Selama periode long weekend, KAI Daop 6 memastikan tidak terdapat kendala operasional yang berarti. Seluruh layanan perjalanan kereta api berjalan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah disiapkan sebelumnya.
“Secara operasional tidak ada kendala yang signifikan. Seluruh perjalanan berjalan dengan baik karena berbagai persiapan telah dilakukan sejak awal,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman perjalanan berkesan, KAI Daop 6 turut menghadirkan pertunjukan hiburan di area stasiun. Salah satunya melalui penampilan paduan suara dari mahasiswa Universitas Atma Jaya.
"Mereka membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara langsung. Setelah itu, para penumpang dihibur dengan sejumlah lagu daerah dan populer, seperti “Jogja Istimewa” dan “Cendol Dawet”," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....