LRT Jabodebek Kembalikan 2.876 Barang Tertinggal Semester I 2026

  • 09 Jul 2026 00:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • LRT Jabodebek memulihkan ribuan barang penumpang yang tertinggal sepanjang Semester I 2026.
  • Pengelola menyediakan layanan pengaduan resmi secara digital demi memudahkan proses pencarian barang hilang.
  • Penumpang mengapresiasi sistem pengamanan transportasi publik yang dinilai sangat amanah serta tepercaya.

RRI.CO.ID, Jakarta - LRT Jabodebek berhasil mengembalikan sebanyak 2.876 barang milik penumpang sepanjang Semester I 2026. Total barang yang tertinggal di area stasiun maupun kereta mencapai 5.876 unit pada periode tersebut.

Angka pemulihan barang tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 49 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu. Lonjakan penemuan ini seiring dengan pertumbuhan pesat jumlah penumpang yang menggunakan jasa transportasi publik.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menjelaskan kinerja penanganan barang hilang pada Rabu, 8 Juli 2026. Beberapa barang bawaan seperti payung, topi, dan Kartu Uang Elektronik (KUE) sering tertinggal oleh penumpang.

“Melalui prosedur penanganan yang terintegrasi, setiap barang yang ditemukan akan diamankan, didata, dan diupayakan kembali kepada pemiliknya,” katanya.

Radhitya kemudian mengimbau para pengguna jasa agar segera melapor ke petugas stasiun ketika kehilangan barang. Pelaporan secara cepat sangat membantu petugas lapangan dalam melakukan proses pelacakan secara efektif dan efisien.

“Setiap barang yang ditemukan oleh petugas maupun diserahkan oleh pengguna akan langsung diamankan dan dicatat dalam sistem administrasi yang selanjutnya akan diidentifikasi, pendataan, serta proses verifikasi kepemilikan sebelum barang diserahkan kembali kepada pemiliknya. Proses ini dilakukan untuk memastikan setiap barang kembali kepada pihak yang berhak secara aman dan tepat,” ujarnya.

Ia menyarankan penumpang yang kehilangan barang segera menghubungi layanan pelanggan resmi milik operator perkeretaapian. Pengaduan tersebut dapat dikirim langsung melalui akun Instagram resmi atau kontak pusat bantuan digital lainnya.

"Kami mengimbau pengguna untuk tidak panik apabila menyadari barangnya tertinggal. Segera laporkan kepada petugas atau melalui layanan pelanggan resmi agar proses pencarian dapat dilakukan secepat mungkin. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang barang ditemukan dan dikembalikan kepada pemilik," katanya.

Radhitya juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kejujuran para penumpang yang bersedia menyerahkan barang temuan. Sikap peduli tersebut sangat membantu dalam menciptakan lingkungan bertransportasi yang aman, nyaman, dan harmonis.

“Kepedulian tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya saling menjaga di transportasi publik, sehingga setiap barang yang tertinggal memiliki peluang lebih besar untuk kembali kepada pemiliknya,” ujar Radhitya.

Seorang pengguna jasa transportasi bernama Uni mengapresiasi kinerja layanan pengembalian barang yang dinilai sangat amanah. Dia mengaku merasa lebih tenang saat bepergian karena mengetahui sistem keamanan bekerja dengan sangat baik.

"Saya pikir ini hal yang baik, bagian dari amanah yang tersampaikan. Masyarakat pengguna LRT Jabodebek merasa nyaman dan aman menggunakan moda transportasi ini jika barangnya tertinggal," kata Uni, pengguna LRT Jabodebek.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....