Pengguna LRT Jabodebek Semester I 2026 Capai 16.018.911 Orang
- 03 Jul 2026 22:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- LRT Jabodebek melayani 16.018.911 penumpang pada Semester I 2026, meningkat 23 persen atau 2.978.508 orang dibanding periode yang sama tahun lalu.
- Rata-rata pengguna harian hari kerja mencapai 115.095 orang (naik 22 persen), sementara pengguna akhir pekan mencapai 45.516 orang dengan pertumbuhan 12.6 persen.
- Stasiun Dukuh Atas mencatat volume pengguna tertinggi, diikuti Harjamukti, Kuningan, Cikoko, dan Pancoran dengan Juni 2026 mencatat 2.807.055 pengguna.
- Kereta Api Indonesia terus mengoptimalkan frekuensi perjalanan pada jam sibuk dan menjaga keandalan operasional untuk mendorong transisi masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Moda transportasi LRT Jabodebek melayani sebanyak 16.018.911 pengguna selama periode Semester I 2026. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 23 persen dibandingkan dengan data pada periode tahun lalu.
Kenaikan volume penumpang tersebut setara dengan penambahan sebanyak 2.978.508 orang pada Semester I 2026. Moda transportasi massal ini melayani total 13.040.403 orang pada periode yang sama tahun lalu.
Rata-rata perjalanan harian pada hari kerja mencapai 115.095 orang sepanjang Semester I tahun 2026. Angka tersebut tumbuh sebesar 22 persen dari rata-rata sebelumnya yang hanya mencapai 94.553 pengguna.
Sementara itu, jumlah rata-rata pengguna akhir pekan tercatat sebanyak 45.516 orang pada tahun ini. Data tersebut menunjukkan kenaikan dari rata-rata periode tahun lalu yang hanya mencapai 40.436 pengguna.
LRT Jabodebek merilis data pada Jumat, 3 Juli 2026 mengenai total penumpang Juni. Pihak pengelola mencatat sebanyak 2.807.055 total pengguna dengan rata-rata harian hari kerja mencapai 115.106 orang.
Sementara itu, rata-rata jumlah pengguna akhir pekan pada bulan tersebut tercatat sebanyak 50.494 orang. Stasiun Dukuh Atas mencatatkan volume pengguna tertinggi yang diikuti Harjamukti, Kuningan, Cikoko, serta Pancoran.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika memberikan keterangan resmi mengenai pertumbuhan pengguna tersebut. Aktivitas stasiun membuktikan peran penting kereta ini dalam menghubungkan kawasan permukiman menuju pusat bisnis.
"Lebih dari 115 ribu masyarakat menggunakan LRT Jabodebek setiap hari kerja. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memilih transportasi publik karena menawarkan perjalanan yang lebih pasti, bebas dari kemacetan, dan terintegrasi dengan moda transportasi lain sehingga perjalanan menjadi lebih efisien," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang tersebut terus didukung oleh berbagai langkah perbaikan layanan. Peralihan ke moda transportasi umum ini dapat menekan ketergantungan masyarakat perkotaan terhadap kendaraan pribadi.
“KAI terus melakukan penyesuaian layanan melalui optimalisasi frekuensi perjalanan, khususnya pada jam sibuk, menjaga keandalan operasional agar perjalanan tetap tepat waktu. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki lebih pilihan untuk perjalanan yang nyaman, efisien, dan dapat diandalkan untuk aktivitas sehari-hari," katanya.
Seorang pengguna setia moda transportasi massal tersebut yang bernama Anti turut menyampaikan tanggapan pribadinya. Pihak pengelola terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dari aspek fasilitas operasional stasiun secara konsisten.
"Saya pikir LRT Jabodebek saat ini menjadi salah satu moda transportasi pilihan terbaik warga Jakarta dan sekitarnya. Kenyamanan, keamanan, dan tepat waktu, menjadi andalan ke tempat tujuan," kata Anti.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....