Lapas Pemuda Tangerang Beri Remisi Waisak 28 Narapidana
- 31 Mei 2026 15:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 28 warga binaan/narapidana beragama Buddha Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026
- Sedangkan 30 lainnya gagal mendapatkan potongan tahanan, karena tidak memenuhi syarat subtantif dan administratif
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 28 warga binaan/narapidana beragama Buddha Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menerima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2026. Sedangkan 30 lainnya gagal mendapatkan potongan tahanan, karena tidak memenuhi syarat subtantif dan administratif.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi secara simbolis dilakukan di Vihara Kusala Cetana Lapas Pemuda Tangerang, Minggu 31 Mei 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil serta jajaran.
Mohamad Fadil menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Waisak 2570 BE/2026 kepada seluruh narapidana beragama Buddha. Ia juga berharap agar peringatan Waisak tahun ini menjadi momen untuk memperkuat semangat perubahan diri bagi seluruh narapidana.
“Remisi bukan hanya hak, tetapi juga apresiasi negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku. Dan mengikuti program pembinaan dengan baik," ujar Mohamad Fadil di Tangerang, hari ini.
" Hari Raya Waisak yang penuh makna ini, dengan pesan universal cinta kasih, kedamaian dan pencerahan. Selaras dengan semangat pembinaan di Lapas," ujarnya kepada RRI.co.id , Minggu, 31 Mei 2026.
"Kami berharap para WBP yang menerima remisi dapat semakin termotivasi. Terutana untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti,” kata Fadil.
Pemberian remisi ini juga sejalan dengan semangat Sistem Pemasyarakatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22/2022 tentang Pemasyarakatan. Menempatkan pembinaan sebagai sarana untuk membentuk warga binaan agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana.
"Melalui pemberian Remisi Khusus Waisak 2026 kepada 28 narapidana, pihaknya terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan. Sehingga warga binaan dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang taat hukum, bertanggung jawab dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya," ucapanya.
Diketahui, pemberian remisi dalam suasana khidmat penuh kedamaian, kegiatan diawali dengan puja bakti Waisak. Dilanjutkan dengan pembacaan SK Remisi oleh Kasubsi Registrasi, serta penyerahan secara simbolis kepada perwakilan WBP.
Informasi yang dihimpun, isi Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebanyak 2.388 jiwa dan 65 diantaranya beragama Buddha. Untuk yang bersatatus narapidana sebanyak 1.444 jiwa dan 35 diantaranya beragama Buddha.
Status tahanan sebanyak 944 jiwa dan 30 diantaranya beragama Buddha. Jadi warga binaan yang memenuhi syarat substantif dan administratif mendapatkan remisi 28 jiwa.
Kemudian, ada sebanyak 37 narapidana dan 30 tahanan tidak memenuhi syarat substantif dan administratif untuk menerima remisi. Namun, ada tujuh narapidana yang mendapatkan remisi susula atau perbaikan remisi.
Sebelumnya, sebanyak 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha se-Indonesia mendapat remisi dan pengurangan masa pidana (PMP) khusus. Hal tersebut diberikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan khusus pada momentum Hari Raya Waisak 2026.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto mengatakan remisi dan PMP khusus merupakan hak bagi narapidana dan anak binaan. Mereka telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Agus berharap pemberian remisi menjadi motivasi bagi narapidana dan anak binaan untuk terus memperbaiki diri. Serta mempersiapkan diri kembali berintegrasi secara sehat dan produktif ditengah masyarakat.
"Momentum Waisak hendaknya menjadi sarana refleksi diri untuk terus memperbaiki perilaku. Memperkuat pengendalian diri, serta meningkatkan kualitas spiritual dan moral dalam menjalani kehidupan," kata Agus Andrianto, Minggu 31 Mei 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....