Bupati Kuningan: Program Kurban BAZNAS Berdampak Sosial dan Ekonomi
- 29 Mei 2026 09:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bupati Kuningan: Program Kurban BAZNAS Berdampak Sosial dan Ekonomi
- BAZNAS RI menggelar Program Kurban Berkah Berdayakan Desa di Balai Ternak Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 27 Mei 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI menggelar Program Kurban Berkah Berdayakan Desa di Balai Ternak Kuningan, Jawa Barat, Rabu, 27 Mei 2026. Program ini sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan kurban yang produktif dan berkelanjutan.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menilai program tersebut tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan spiritual saja. Menurutnya, program ibni memiliki dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
“Kita sepakat bahwa Iduladha itu bukan hanya acara ritual semata, hanya kebiasaan berkurban saja. Tetapi yang terpenting ini adalah wujud komitmen kita mengimplementasikan nilai-nilai agama tentang kebersamaan, tentang empati, tentang kepedulian,” ujar Dian dalam keterangannya yang diterima RRI, Jumat, 29 Mei 2026.
Menurutnya, nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. “ Nilai-nilai tentang pengorbanan, tentang keikhlasan, tentang ketaatan, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail masih sangat relevan,” ujarnya.
Ia menambahkan, program yang dijalankan BAZNAS tersebut juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat. Dimana melalui peningkatan kapasitas ekonomi sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Ini menjadi instrumen kita bagaimana memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan kapasitas ekonomi. Tentu dengan meningkatnya ekonomi, kesejahteraan juga insya Allah akan meningkat,” ucapnya.
Dian optimistis pengelolaan kurban yang dilakukan secara profesional oleh BAZNAS mampu memberikan manfaat yang lebih luas. Selain itu mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuningan.
“Ini saya kira program yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Saya optimistis, melalui pengelolaan kurban yang profesional yang ditunjukan oleh BAZNAS bisa membuat Kuningan semakin sejahtera,” katanya.
Lebih lanjut, Dian mengapresiasi BAZNAS karena telah menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai salah satu wilayah program unggulan Balai Ternak. "Mudah-mudahan program Balai Ternak yang digagas BAZNAS ini dapat membantu mengatasi berbagai persoalan yang masih kami hadapi," ucapnya.
Sebelum di Kuningan BAZNAS telah meluncurkan program Balai Ternak disejumlah daerah, salah satunya di Tegal. Peluncuran ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo Semarang.
Peresmian berlangsung di kandang Kelompok Harapan Ternak, Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, Tegal, Jawa Tengah, Kamis, 21 Mei 2026. “Kami ingin ke depan program yang semacam ini di Kabupaten Tegal bisa digencarkan di berbagai wilayah lainnya,” kata Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad.
Ia menyampaikan, program ini diharapkan dapat menjadi jalan bagi mustahik untuk bertransformasi menjadi muzaki atau minimal menjadi munfik. Idy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tegal dan UIN Walisongo atas dukungan dan kolaborasinya.
Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak berhenti di satu desa saja, tetapi dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Tegal. Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyambut baik program yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan ekonomi masyarakat tersebut.
“Program ini bukan sekadar bantuan ekonomi, melainkan pemberdayaan masyarakat lewat semangat gotong royong. Mudah-mudahan bantuan ini bisa memberikan manfaat yang luas dan memberikan dampak nyata secara ekonomi,” ujar Ischak.
Untuk diketahui, Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Penyembelihan hewan kurban dilakukan di 103 titik balai ternak BAZNAS yang tersebar di 15 provinsi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....