Dharma Jaya Dorong Rumah Potong Modern di Seluruh Jakarta

  • 29 Mei 2026 00:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perumda Dharma Jaya mendorong pembangunan rumah potong hewan modern di seluruh wilayah DKI Jakarta.
  • Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan sistem penyembelihan kurban yang lebih higienis, terstandar, dan merata di ibu kota.
  • Dirut Raditya Endra Budiman mengatakan, idealnya setiap wilayah di Jakarta memiliki pusat atau cabang rumah potong hewan yang telah tersertifikasi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Perumda Dharma Jaya mendorong pembangunan rumah potong hewan modern di seluruh wilayah DKI Jakarta. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan sistem penyembelihan kurban yang lebih higienis, terstandar, dan merata di ibu kota.

Direktur Utama Raditya Endra Budiman mengatakan, idealnya setiap wilayah di Jakarta memiliki pusat atau cabang rumah potong hewan yang telah tersertifikasi. Sehingga proses penyembelihan tidak lagi terpusat di satu lokasi.

“Idealnya di setiap wilayah DKI Jakarta punya pusat-pusat atau paling tidak cabang-cabang dari tempat pemotongan yang memang tersertifikasi. Dsn standarnya sudah terstandardisasi seperti di sini,” kata Raditya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Kamis 28 Mei 2026.

Menurutnya, keberadaan rumah potong modern di berbagai wilayah akan membuat distribusi hewan dan daging kurban menjadi lebih efisien. Selain itu, masyarakat juga lebih mudah mengakses layanan penyembelihan yang bersih, aman, dan memenuhi standar kesehatan pangan.

Raditya menilai gagasan tersebut sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global. Di mana, sebuah kota membutuhkan sistem pangan dan sanitasi modern.

“Nanti ke depannya insyaallah kalau memang ini bisa dilakukan, maka pemotongan-pemotongan itu tidak harus semua dilakukan di Dharma Jaya. Tapi juga bisa merata ke seluruh warga Jakarta dan warga Jakarta bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Meski begitu, Raditya mengakui rencana tersebut masih berupa usulan awal dan akan dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pada momentum Iduladha tahun ini, Dharma Jaya juga dipercaya oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DKI Jakarta untuk menangani proses penyembelihan hewan kurban.

Raditya menyebut kepercayaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap standar pelayanan dan sistem penyembelihan yang diterapkan Dharma Jaya. Seluruh proses, kata dia, dilakukan sesuai syariat Islam dengan pengawasan ketat dari sisi kesehatan pangan dan sanitasi.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), terdapat sekitar 700 juru sembelih halal yang disiapkan. Guna mendukung pelaksanaan kurban tahun ini.

Sementara itu, jumlah hewan yang telah dipotong di fasilitas Dharma Jaya hingga sehari sebelumnya mencapai sekitar 250 ekor dan diperkirakan terus bertambah selama perayaan Iduladha. Sebelumnya, Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif juga mendorong pemerintah mulai membatasi penyembelihan hewan kurban di kawasan permukiman dan masjid.

Menurutnya, Jakarta membutuhkan sistem rumah potong modern yang lebih tertata dan higienis. “Kalau bisa di Jakarta Barat, Timur, Selatan, Pusat, Utara semuanya punya tempat seperti ini walaupun tidak harus besar,” kata Samsul.

Ia menilai konsep rumah potong modern dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan hewan. Hingga kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat.

Bahkan, Samsul berharap dalam beberapa dekade mendatang praktik penyembelihan hewan kurban di kawasan perumahan sudah tidak lagi dilakukan. “Harapan kami mungkin 20 tahun ke depan sudah tidak ada lagi orang memotong hewan kurban di perumahan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....