Jumlah Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Meningkat

  • 28 Mei 2026 09:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menag Nasaruddin Umar menyebut jumlah hewan kurban di Masjid Istiqlal meningkat pada Iduladha 1447 Hijriah.
  • Masjid Istiqlal menerima 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing untuk kurban tahun ini.
  • Distribusi daging kurban diperkirakan mencapai sekitar 10 hingga 11 ton bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, mengatakan jumlah hewan kurban di Masjid Istiqlal tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama terlihat pada jumlah sapi yang diterima panitia untuk pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.

Menurut Nasaruddin, hewan kurban yang dikelola Masjid Istiqlal berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara hingga masyarakat. Hal itu dikatakannya saat mengikuti apel sebelum pelaksanaan pemotongan hewan kurban.

“Sebanyak 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing, jadi ini terjadi peningkatan. Tahun lalu sapi hanya 45 ekor tetapi kambingnya 75 ekor tahun yang lalu,” kata Nasaruddin di RPH Masjid Istiqlal, Kamis, 28 Mei 2026.

Nasaruddin mengatakan jumlah daging kurban yang dibagikan tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Total distribusi daging disebut mencapai sekitar 10 hingga 11 ton.

Menurut Nasaruddin, pendistribusian daging kurban dilakukan melalui lembaga dan organisasi penerima yang telah terdaftar di Masjid Istiqlal. Pola tersebut diterapkan agar penyaluran daging dapat berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.

“Dan jumlah kilogramnya atau tonnya tahun ini mungkin lebih meningkat juga karena kurang lebih 10 ribu kilogram atau sama dengan 10 ton. Sekian ton akan didistribusikan kepada masyarakat luas melalui organisasi lembaga, mereka lah nanti yang akan mendistribusikan sesuai dengan peruntukannya,” ujar Nasaruddin.

Nasaruddin mengatakan pengelolaan kurban di Masjid Istiqlal selama beberapa tahun terakhir berjalan tanpa kendala berarti. Menurutnya, proses pengumpulan dan distribusi hewan kurban sejauh ini tidak menimbulkan persoalan maupun keluhan dari masyarakat.

Nasaruddin berharap pola distribusi yang diterapkan tahun ini dapat berjalan dengan baik seperti tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai sistem penyaluran yang konsisten menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban pelaksanaan kurban di Masjid Istiqlal.

“Insya Allah dari tahun ke tahun selama 5 tahun terakhir ini Istiqlal tidak ada isu tentang baik melalui pengumpulan maupun pendistribusian. Tidak ada isu, tidak ada problem, tidak ada komplain, saya berharap tahun ini juga sama karena polanya sistemnya juga sama,” ucap Nasaruddin.

Panitia kurban Masjid Istiqlal menerima sekitar 750 proposal pengajuan distribusi hewan kurban dari berbagai lembaga dan kelompok masyarakat. Namun, tidak seluruh pengajuan dapat dipenuhi karena penyaluran dilakukan berdasarkan skala prioritas.

Menurut Nasaruddin, distribusi diprioritaskan bagi masjid dan musala binaan Istiqlal. Selain itu, panti asuhan, pondok pesantren, majelis taklim, serta masyarakat sekitar kawasan masjid.

“Seperti yang dikatakan Ketua Panitia tadi kita buka secara umum ada sekitar 750 proposal yang masuk. Itu per institusi yang akan didistribusikan kepada anggota masyarakat, tentu tidak semuanya juga diterima,” kata Nasaruddin.

Nasaruddin juga menyebut Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan sapi kurban berbobot sekitar 1,3 ton. Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyerahkan sapi dengan bobot sekitar 1,2 ton.

Menag mengatakan distribusi daging kurban diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat selama Hari Tasyrik. Ia menegaskan pembagian daging kurban juga dapat diberikan kepada masyarakat nonmuslim.

“Di sini ada sapi, Bapak Presiden, yang beratnya itu luar biasa 1,3 ton, Wapres 1,2 ton. Ditambah lagi juga dengan beberapa person-person dan lembaga tertentu yang juga ingin berkontribusi,” ujar Nasaruddin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....