BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sumut

  • 22 Mei 2026 16:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatra Utara pada 23 hingga 26 Mei 2026.
  • BMKG mengimbau nelayan yang menggunakan perahu untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.
  • BMKG juga mengingatkan seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim.

RRI.CO.ID, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatra Utara pada 23 hingga 26 Mei 2026. BMKG meminta masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku pelayaran, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizki Fadhillah Pratama Putra, mengatakan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter. "Gelombang dapat mencapai ketinggian 1,5 hingga 2,5 meter yang berpotensi terjadi pada 23 hingga 26 Mei 2026," kata Rizki di Medan, Jumat 22 Mei 2026.

BMKG menjelaskan, pola angin di wilayah Perairan Pantai Timur Sumatra Utara umumnya bergerak dari arah barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 2 hingga 15 knot. Sementara pola angin di wilayah Perairan Pantai Barat Sumatra Utara bergerak dari arah barat hingga timur laut dengan kecepatan antara 6 hingga 15 knot.

Kondisi tersebut berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan, antara lain Perairan Barat Sumatra Utara, Perairan Kepulauan Batu. Lalu, Perairan Timur Kepulauan Nias, Perairan Barat Kepulauan Batu, Perairan Barat Kepulauan Nias, serta Samudera Hindia di barat Kepulauan Nias.

BMKG lantas mengimbau nelayan yang menggunakan perahu untuk meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot. Serta tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.

Selain itu, operator kapal tongkang juga diminta berhati-hati ketika kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 meter. Karena dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.

BMKG juga mengingatkan seluruh pengguna jasa transportasi laut untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim. Guna mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh kondisi gelombang dan angin di perairan Sumatra Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....