BMKG: Bibit Siklon Tropis 92W di Samudra Pasifik Utara Papua Dinyatakan Punah

  • 06 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bibit Siklon Tropis 92W yang terdeteksi sejak 4 Mei 2026 kini telah dinyatakan tidak aktif atau resmi punah
  • Sistem cuaca ini sebelumnya sempat menyebabkan dampak berupa gelombang tinggi di wilayah Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua
  • TCWC Jakarta menghentikan pemantauan karena bibit siklon tidak lagi menunjukkan indikasi untuk berkembang menjadi siklon tropis yang kuat

RRI.CO.ID, Jakarta - BMKG mengumumkan bahwa pemantauan terhadap Bibit Siklon Tropis 92W kini telah resmi dihentikan karena sistem tersebut dinyatakan punah, Rabu, 6 Mei 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil analisis terbaru menunjukkan bahwa bibit siklon tersebut tidak lagi aktif di wilayah Samudra Pasifik.

Bibit siklon ini awalnya mulai terdeteksi terbentuk pada tanggal 4 Mei 2026 tepat pada pukul 01.00 WIB dini hari. Lokasi pembentukan sistem tekanan rendah tersebut berada di kawasan Samudra Pasifik utara Papua berdasarkan pengamatan satelit cuaca milik BMKG.

Fenomena atmosfer tersebut sempat memicu terjadinya gelombang laut yang sangat tinggi pada area perairan di sekitar wilayah Indonesia timur. Dampak kenaikan gelombang laut dirasakan mulai dari Samudra Pasifik utara Maluku hingga mencapai batas wilayah perairan di utara Papua.

Pihak TCWC Jakarta memberikan konfirmasi bahwa bibit siklon ini tidak menunjukkan tanda untuk berkembang menjadi badai tropis yang lebih kuat. Analisis akhir pada Rabu pagi memastikan bahwa gangguan cuaca tersebut sudah benar-benar hilang dari peta pantauan meteorologi nasional.

BMKG menyatakan bahwa ini merupakan informasi terakhir mengenai keberadaan sistem bibit siklon yang sempat terpantau di Pasifik. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang namun selalu memperhatikan informasi cuaca terkini yang diterbitkan secara resmi melalui kanal komunikasi BMKG.

Warga diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem lainnya yang mungkin muncul di lingkungan sekitar tempat tinggal mereka masing-masing. Kesadaran akan keselamatan diri tetap menjadi hal paling utama meskipun ancaman langsung dari bibit siklon tersebut kini telah berakhir.

Informasi lebih lengkap mengenai kondisi prakiraan cuaca dapat diakses secara mudah melalui situs resmi ataupun aplikasi resmi BMKG. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan cuaca secara rutin agar dapat melakukan langkah antisipasi yang tepat jika terjadi perubahan cuaca.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....