BPBD Babel Siagakan Tim Antisipasi Angin Kencang dan Puting Beliung

  • 17 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan tim reaksi cepat
  • Ini untuk mengantisipasi potensi angin kencang dan puting beliung di wilayah Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, mengatakan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiagakan tim reaksi cepat. Ini untuk mengantisipasi potensi angin kencang dan puting beliung di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, mengatakan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Akibat dipengaruhi oleh fenomena El Nino.

“Kami mengimbau masyarakat mewaspadai hujan disertai angin kencang. Karena dapat membahayakan keselamatan,” kata Budi, Minggu, 17 Mei 2026.

Menurut Budi, fenomena El Nino memicu perubahan pola angin dan curah hujan ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Juni 2026. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pohon tumbang, kerusakan bangunan rumah, hingga robohnya papan reklame akibat terpaan angin kencang.

Ia mengatakan dalam beberapa hari terakhir kondisi cuaca di wilayah Bangka Belitung berubah dengan cepat. Ini ari cuaca panas menjadi hujan yang disertai angin kencang.

BPBD mencatat beberapa kejadian kerusakan rumah warga akibat pohon tumbang dan angin puting beliung di Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang. “Kalau hujan saja sudah biasa, namun yang perlu diwaspadai adalah hujan yang disertai angin kencang karena dapat membahayakan keselamatan masyarakat,” ujarnya.

BPBD mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan disertai angin kencang dan tidak berteduh di bawah pohon. Warga juga diminta tidak memarkir kendaraan di bawah pohon untuk menghindari risiko tertimpa pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

“Kami tidak ingin kejadian kendaraan rusak. Akibat tertimpa pohon tumbang kembali terulang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....