BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat-Angin Kencang di NTT hingga Besok

  • 15 Mei 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini Jumat hingga Sabtu 16 Mei 2026.
  • BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

RRI.CO.ID, Kupang - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini Jumat hingga Sabtu 16 Mei 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem tersebut.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Nanik Tresnawati, menjelaskan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktifnya gelombang atmosfer Rossby. Sehingga berdampak pada peningkatan potensi hujan disertai angin kencang di wilayah NTT.

“Saat ini terpantau aktifnya gelombang atmosfer Rossby yang berdampak terhadap kondisi cuaca di wilayah NTT. Yakni berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang,” ujarnya di Kupang, Jumat 15 Mei 2026.

Selain itu, kelembapan udara pada lapisan 850 hingga 500 mb terpantau cukup tinggi, berkisar antara 70–90 persen. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di sejumlah wilayah.

Pada Jumat ini, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur. Kemudian, Ngada, Nagekeo, Sikka, Ende, Flores Timur, Lembata, Alor, Sumba Barat Daya, dan Sumba Barat.

Sementara itu, potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, serta Sabu Raijua. Memasuki Sabtu (16/5), wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat mencakup Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo.

Kemudian, Ende, Alor, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, serta Pulau Sumba. BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang.

Hal tersebut disebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Nanik menambahkan, sebagian besar wilayah NTT sebenarnya telah memasuki awal musim kemarau.

Namun, pertumbuhan awan hujan masih dapat terjadi meski mulai menurun. Hal ini, seiring mulai aktifnya angin monsun timur.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan informasi cuaca BMKG selama 24 jam melalui telepon (0380) 881613, WhatsApp 0811-3940-4264. Lalu, media sosial @infobmkg dan @infobmkgeltari, serta aplikasi Info BMKG.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....