BPBD Kendari Bantu Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir

  • 14 Mei 2026 18:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kendari mengerahkan personel untuk membantu membersihkan rumah warga yang masih terdampak lumpur pascabanjir
  • Khususnya di sejumlah wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
  • Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan darurat pascabanjir

RRI.CO.ID, Kendari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kendari mengerahkan personel untuk membantu membersihkan rumah warga yang masih terdampak lumpur pascabanjir. Khususnya di sejumlah wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan darurat pascabanjir. Ini setelah status tanggap darurat ditetapkan Pemerintah Kota Kendari.

“Jika masyarakat masih membutuhkan bantuan membersihkan rumah. Kami langsung turun tangan,” kata Cornelius, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurut Cornelius, meski kondisi cuaca mulai membaik dalam beberapa hari terakhir, endapan lumpur masih menjadi kendala utama di sejumlah lokasi terdampak. BPBD Kota Kendari menurunkan 59 personel yang bergerak secara mobile untuk membantu membersihkan sisa genangan dan lumpur di permukiman warga.

Petugas melakukan pemantauan sekaligus penanganan di titik-titik yang masih membutuhkan bantuan pembersihan. Dari 18 titik terdampak banjir, saat ini masih terdapat tujuh lokasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Wilayah tersebut di antaranya kawasan bantaran Kali Wanggu, sekitar Rumah Sakit Hermina, beberapa wilayah di Kecamatan Kambu, Anduonohu, hingga kawasan Lepo-Lepo. Cornelius mengatakan genangan di sejumlah lokasi masih tersisa dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa.

Menurutnya, proses pembersihan memerlukan waktu karena air banjir bercampur lumpur tebal yang menempel di rumah warga. BPBD juga berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pembersihan di lapangan.

Selain itu, pemerintah daerah telah membangun Posko Komando Induk di wilayah Kali Wanggu guna mendukung penanganan bencana. Dalam upaya percepatan pemulihan, sekitar 1.000 personel gabungan dari berbagai unsur turut diterjunkan, termasuk BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, hingga instansi vertikal lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....