Brimob Bantu Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Kendari
- 10 Mei 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Personel Brimob mengevakuasi ratusan warga yang terdampak banjir di sejumlah titik di Kota Kendari, Minggu 10 Mei 2026.
- Evakuasi dilakukan menyusul tingginya debit air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sejak pagi hari.
- Seluruh personel dan peralatan keselamatan masih disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi potensi meluasnya wilayah terdampak banjir.
RRI.CO.ID, Kendari - Personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) mengevakuasi ratusan warga yang terdampak banjir di sejumlah titik di Kota Kendari, Minggu 10 Mei 2026. Evakuasi dilakukan menyusul tingginya debit air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara sejak pagi hari.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara, Kompol Asri Dyini, mengatakan pihaknya bergerak cepat dengan menyiagakan personel. Serta perlengkapan keselamatan guna mempercepat proses penyelamatan warga.
“Beberapa titik banjir yang cukup parah kami lakukan evakuasi menggunakan perahu karet. Salah satunya di kawasan Lorong Kampus Avicena,” ujar Asri Dyini di Kendari, Minggu 10 Mei 2026.
Selain mengevakuasi warga yang terjebak di dalam rumah, personel Brimob juga membantu memindahkan barang-barang berharga milik masyarakat ke tempat yang lebih aman. Petugas turut memastikan kondisi keamanan lingkungan yang ditinggalkan warga saat mengungsi.
Hingga kini, seluruh personel dan peralatan keselamatan masih disiagakan di lapangan untuk mengantisipasi potensi meluasnya wilayah terdampak banjir. Serta memastikan bantuan dapat segera diberikan bila terjadi kondisi darurat.
“Kami terus bersiaga dan bergerak cepat membantu warga terdampak banjir. Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat segera menghubungi petugas di lapangan,” kata Asri Dyini.
Pantauan di lokasi menunjukkan aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik rawan banjir. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta kelancaran proses evakuasi di Kendari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....