BPBD Bondowoso Mulai Distribusikan Bantuan Air Bersih

  • 13 Mei 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: BPBD Kabupaten Bondowoso mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Langkah tersebut dilakukan menyusul mulai masuknya musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang tahun ini.

BPBD Bondowoso menyebut pihaknya telah melakukan kajian kawasan rawan bencana (KRB) dengan pemetaan langsung di lapangan sebagai dasar penanganan kekeringan. Dari hasil pemetaan tersebut, pemerintah daerah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

“Kami melakukan pemetaan di lapangan untuk mendasari tindakan yang dilakukan saat penanganan. Terdapat sembilan kecamatan, 13 desa, dan 20 dusun yang masuk kawasan rawan kekeringan di Bondowoso,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Rabu (13/5/2026).

Distribusi air bersih kini dilakukan di masing-masing wilayah terdampak dengan berbagai skema penyaluran sesuai kondisi medan. Salah satu wilayah yang menjadi fokus penanganan yakni Kecamatan Botolinggo yang berada di kawasan pegunungan.

“Warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan mendapatkan air karena sumber air berada di aliran sungai di bawah kawasan permukiman. Untuk membantu kebutuhan masyarakat, BPBD Bondowoso menerjunkan dua unit truk tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter,” katanya.

Air tersebut kemudian disalurkan kepada warga terdampak kekeringan. BPBD mengakui distribusi bantuan air bersih menghadapi tantangan karena akses transportasi menuju kawasan terdampak cukup sulit.

Meski demikian, masyarakat disebut antusias menerima bantuan air bersih. Terlebih musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....