Gereja Belu Hadirkan Budaya Lokal saat Ibadah Kenaikan Yesus Kristus
- 13 Mei 2026 20:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menjelang Kenaikan Yesus Kristus, gereja-gereja di Kabupaten Belu mulai mempersiapkan rangkaian ibadah umat Kristen.
- Paulus Adi Adu menyebut ibadah di Gereja Polikarpus tahun ini dipadukan dengan Bulan Budaya melalui penggunaan unsur budaya Belu dan Malaka dalam nyanyian, liturgi, dan tata busana jemaat.
- Sementara itu, Jemaat GKI Betania Waren juga bersiap menyambut perayaan Kenaikan Yesus Kristus dengan mengajak seluruh jemaat terlibat dalam rangkaian ibadah dan pelayanan bersama.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kabupaten Belu mulai mempersiapkan ibadah menjelang perayaan Kenaikan Yesus Kristus. Gereja setempat juga menghadirkan unsur budaya lokal dalam rangkaian ibadah tahun ini.
Ketua Gerakan Anak Muda Kristen Indonesia Paulus Adi Adu mengatakan, ibadah disesuaikan kebijakan masing-masing jemaat. Perayaan tersebut menjadi bagian rangkaian ibadah sejak Jumat Agung hingga Paskah.
“Biasanya satu atau dua kali misa tergantung gereja. Ini bagian rangkaian ibadah sejak Jumat Agung,” kata Paulus dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Paulus, Gereja Polikarpus hanya menggelar satu kali ibadah tahun ini. Pelaksanaan ibadah bertepatan dengan momentum Bulan Budaya jemaat setempat.
Nuansa budaya Belu dan Malaka akan hadir dalam nyanyian hingga tata busana jemaat. Unsur budaya tersebut tetap disesuaikan dengan ajaran Alkitab.
“Nyanyian dan liturgi menggunakan budaya lokal Belu dan Malaka. Busana jemaat juga disesuaikan dengan budaya,” ujarnya.
Paulus menilai perpaduan budaya lokal dan ibadah menjadi keunikan tersendiri tahun ini. Momentum tersebut hanya berlangsung sekali dalam setahun di lingkungan gereja.
Sementara itu, umat Kristiani di Kabupaten Waropen juga bersiap menyambut perayaan Kenaikan Yesus Kristus. Ibadah akan dilaksanakan Jemaat GKI Betania Waren dengan suasana penuh sukacita.
Sekretaris Jemaat GKI Betania Waren Abner Demianus Dori mengajak jemaat aktif mengikuti rangkaian ibadah. Seluruh warga gereja diminta mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah bersama.
“Keterlibatan seluruh jemaat sangat penting dalam pelaksanaan ibadah. Kami berharap ibadah berjalan tertib dan penuh hikmat,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....