Pasokan Hewan Kurban Kabupaten Tangerang Diperkirakan Naik 10 Persen

  • 13 Mei 2026 02:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang memprediksi ketersediaan hewan kurban di daerahnya
  • Jumlahnya mencapai 35.000 ekor pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi atau meningkat 10 persen

RRI.CO.ID, Tangerang - Pasokan hewan kurban Kabupaten Tangerang pada Iduladha 1447H/ 2026M diperkirakan naik 10 persen. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menyampaikan perkiraan tersebut mencapai 35.000 ekor.

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi mengatakan hewan kurban meliputi sapi, kerbau, kambing, domba. "Estimasi ketersediaan hewan kurban sekitar 35.000 ekor," ujar Joko, Selasa 12 Mei 2026.

Joko mengungkapkan jumlah itu merupakan akumulasi dari hewan yang dipasarkan di seluruh lapak/ peternakan di Kabupaten Tangerang. Puluhan ribu hewan kurban di Kabupaten Tangerang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

‎Hewan kurban di Kabupaten Tangerang sebagian besar dari Jawa Timur. Selain itu ada juga dari Lampung, Bima, Bali, Tasik, Cianjur dan Garut,.

Joko menuturkan ketersediaan hewan kurban 2026 meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu hanya 32 ribu ekor. Diperkirakan hewan yang tersedia 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, serta 20.093 ekor domba.

"Estimasi nambah sekitar 10 persen persediaan hewan kurban di tahun ini. Ada beberapa tambahan lapak pedagang," ujarnya.

Seorang pedagang hewan kurban di Kabupaten Tangerang mengutamakan kelayakan dan kesehatan hewan untuk kurban. "Kita tanggung jawab sama konsumen, kesehatannya juga diperhatikan," kata Sarkam pedagang domba di Jalan Tigaraksa.

Ia memastikan pakan ternak yang diberikan secara rutin cukup berkualitas. Selain itu, pemeriksaan kesehatan dari pemerintah juga dilakukan menjelang Idul Adha tahun ini.

Pemerintah Kabupaten Tangerang memeriksa kesehatan sejak hewan yang berasal dari luar kota menuju lapak penjualan. "Biasanya ada pemeriksaan kesehatan juga dari pemerintah," ucap Sarkam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....