Wamensos Puji Langkah Pemkab Jember Verifikasi Data Kemiskinan

  • 08 Mei 2026 07:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wamensos apresiasi verifikasi data kemiskinan Pemkab Jember
  • Groundcheck dilakukan pada warga desil satu DTSEN
  • Verifikasi untuk calon penerima Perhutanan Sosial 2026
  • Pemkab ingin pastikan akurasi penerima bansos
  • Presiden targetkan kemiskinan ekstrem nol persen tahun 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jember yang melakukan verifikasi data kemiskinan secara langsung. Verifikasi dilakukan terhadap warga desil satu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Apresiasi disampaikan saat menerima audiensi Bupati Jember Muhammad Fawait di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis 7 Mei 2026. Pemkab Jember disebut aktif melakukan groundcheck data masyarakat miskin ekstrem.

“Kita berterima kasih kalau pemerintah daerah melakukan groundcheck seperti ini. Kan ini semua untuk warga kita,” kata Agus Jabo.

Verifikasi dilakukan untuk mengidentifikasi calon penerima program Perhutanan Sosial tahun 2026. Pemkab juga ingin memastikan akurasi data penerima dan non penerima bantuan sosial.

Agus Jabo mengatakan Presiden Prabowo Subianto menargetkan angka kemiskinan ekstrem nol persen tahun ini. Target tersebut membutuhkan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Salah satu strategi Kemensos dilakukan melalui program graduasi pengentasan kemiskinan. Pemerintah ingin masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan sosial.

“Strateginya cuma satu, graduasi pengentasan kemiskinan. Semua program harus menuju ke sana,” ucapnya.

Dalam audiensi itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan verifikasi data masih terus berjalan. Analisis data melibatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Sebelum turun ke lapangan, aparatur sipil negara mendapat pembekalan dari Badan Pusat Statistik dan pendamping Program Keluarga Harapan. Verifikasi dilakukan langsung ke masyarakat.

“Semua ASN kami wajibkan turun. Termasuk Pak Sekda juga saya suruh turun,” kata Fawait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....