Perkenalkan Mitigasi Bencana, Siswa TK Ikuti Pembelajaran di Damkar
- 06 Mei 2026 12:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Edukasi mitigasi bencana sejak dini penting untuk membentuk kesiapsiagaan anak menghadapi situasi darurat.
- Kunjungan siswa TK Assalam ke Damkar Ciangsana menjadi sarana pembelajaran langsung yang mudah dipahami anak.
- Melalui simulasi dan praktik, anak-anak belajar mengenali bahaya serta langkah penyelamatan diri dengan sederhana.
RRI.CO.ID, Bogor - Sebanyak 23 anak TK Assalam Ciangsana mengunjungi Dinas Pemadam Kebakaran Ciangsana, Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya edukasi mitigasi bencana sejak usia dini.
Petugas pemadam kebakaran, Rivaldi, memberikan materi seputar kebakaran, gempa, dan pertolongan darurat. Anak-anak dikenalkan berbagai alat pemadam seperti selang, apar, dan nosel.
z
Menurut Rivaldi, edukasi sejak dini penting untuk membangun kesadaran anak terhadap bahaya.“Anak-anak perlu memahami risiko dan cara menyelamatkan diri dengan sederhana,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang mudah dipahami anak-anak. “Materi sudah terstandar dan disesuaikan dengan usia mereka,” kata Rivaldi.
Selain anak-anak, orang tua juga mendapat edukasi tentang penanganan kebakaran dan kebocoran gas. Mereka diimbau mengenali jalur evakuasi di rumah masing-masing.
"Saat terjadi kebocoran gas, yang penting ibu-ibu jangan panik. Tidak diperkenankan menyalakan saklar listrik karena bisa terjadi percikan api," kata Rivaldi.
Guru TK Assalam, Nani, menilai kegiatan ini efektif memperkenalkan mitigasi bencana. “Anak-anak belajar langsung, jadi lebih paham dan tidak mudah panik,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, anak-anak mencoba memadamkan api menggunakan selang dari mobil damkar. Simulasi ini membantu anak memahami tindakan nyata saat kondisi darurat.
Salah satu siswa, Zeyga, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Seru dan aku jadi tahu tugas pemadam kebakaran,” kata Zeyga.
Rivaldi menyebut kunjungan edukasi seperti ini rutin dilakukan oleh berbagai sekolah. Ia berharap kegiatan ini membentuk kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....