Edukasi Mitigasi Bencana, BPBD Bekasi Gelar Lomba Ketangkasan Dayung

  • 22 Apr 2026 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) BPBD Kabupaten Bekasi menggelar lomba dayung di Situ Rawa Binong.
  • Kegiatan ini juga sebagai bagian edukasi mitigasi bencana khusunya banjir kepada masyarakat Kabupaten Bekasi.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi menggelar lomba ketangkasan dayung bertempat di Situ Rawa Binong, Cikarang Pusat. Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2026, Rabu, 22 April 2026.

Lomba sendiri diikuti puluhan regu yang terdiri dari unsur relawan kebencanaan dan komunitas masyarakat. Serta mempertandingkan beberapa kategori, yakni dayung cepat, dayung challenge, dayung manuver, serta penyebrangan basah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, mengatakan bahwa perlombaan yang digelar merupakan bagian dari edukasi mitigasi bencana berbasis praktik di lapangan. Khususnya dalam menghadapi bencana banjir.

"Pada prinsipnya perlombaan yang dilakukan ini terkait dengan penyelamatan di air. Seperti penyebrangan basah dan beberapa kategori lomba menggunakan perahu, mulai dari kecepatan, manuver hingga challenge dengan pengambilan bendera,” katanya, kepada wartawan, Rabu, 22 Maret 2026.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para peserta tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis. Tetapi juga dapat menyebarluaskan pengetahuan mitigasi bencana kepada masyarakat luas.

‎‎“Kami harapkan kegiatan ini dapat memperkuat upaya mitigasi di masyarakat. Para peserta juga diharapkan dapat menyampaikan kembali pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di lingkungannya,” katanya.

‎‎Muchlis juga mengungkapkan bahwa tingkat partisipasi peserta cukup tinggi, dengan sekitar 30 regu yang mendaftar. Hingga pelaksanaan kegiatan, sekitar 70 hingga 80 persen peserta telah hadir di lokasi.

‎‎‎“Antusiasme masyarakat cukup baik. Ini menjadi tonggak awal untuk menunjukkan bahwa komunitas dan relawan di Kabupaten Bekasi siap membantu apabila terjadi bencana, khususnya banjir,” katanya.

Muchlis menegaskan, peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana tidak hanya bersifat seremonial. Tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana.

‎‎“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kesiapsiagaan menjadi budaya bersama. Sehingga masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi potensi bencana di lingkungannya,” ujarnya, mengakhiri pembicaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....