NTB Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Dorong Pariwisata Berkelanjutan
- 03 Mei 2026 07:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani Sabtu 2 Mei 2026 malam.
- Geopark Rinjani berhasil memperoleh green card dari UNESCO untuk empat tahun ke depan setelah proses revalidasi berjalan baik.
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani Sabtu 2 Mei 2026 malam. Ini sebagai langkah strategis memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan di wilayah setempat.
Peresmian yang berlangsung di Lombok Timur ini dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, jajaran Forkopimda, serta para pemangku kepentingan. General Manager Geopark Rinjani Quadro Wicaksono menyampaikan, pembangunan pusat informasi tersebut merupakan hasil perjalanan panjang sejak 2025.
Ia menyebut Geopark Rinjani berhasil memperoleh green card dari UNESCO untuk empat tahun ke depan setelah proses revalidasi berjalan baik.
“Seluruh catatan dari asesor UNESCO telah kami tindak lanjuti dengan cepat," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Mei 2026.
"Kehadiran pusat informasi ini bukan hanya sarana edukasi. Tetapi juga rumah inspirasi kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya menambahkan.
Menurutnya, fokus pengembangan Geopark Rinjani kini diarahkan pada peningkatan kualitas kunjungan wisatawan, bukan lagi sekadar jumlah kunjungan. Langkah ini ditujukan untuk menghadirkan pariwisata berkelas dunia yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi masyarakat Pulau Lombok.
Salah satu program strategis yang diusung adalah konservasi kawasan lingkar Gunung Rinjani melalui penanaman sekitar 780 ribu bibit kopi. Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali kejayaan kopi Sembalun sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.
Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taofik menegaskan konsep “makmur mendunia” dapat diwujudkan dengan mengoptimalkan potensi yang telah ada. “Yang terpenting adalah memberikan nilai tambah sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi rampungnya pembangunan pusat informasi tersebut. Ia berharap fasilitas ini menjadi simpul pengumpulan dan penyebaran data serta informasi yang bermanfaat bagi pengelolaan kawasan.
“Dari tempat sederhana ini kita menanam mimpi besar. Namun, yang paling utama adalah menjaga kelestarian Gunung Rinjani karena nilainya jauh lebih penting dari manfaat ekonomi apa pun,” katanya.
Peresmian Pusat Informasi Geopark Rinjani diharapkan menjadi tonggak baru pengelolaan kawasan berbasis konservasi dan edukasi. Sekaligus memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....