DPR Minta Beri 'Trauma Healing' untuk Korban KRL

  • 29 Apr 2026 20:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar memberikan layanan penyembuhan trauma bagi para korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
  • Layanan trauma healing dan dukungan psikososial disebut sebagai bagian penting dari proses pemulihan korban secara menyeluruh.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani meminta pemerintah agar memberikan layanan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi para korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Menurut Netty, layanan trauma healing dan dukungan psikososial merupakan bagian penting dari proses pemulihan korban secara menyeluruh.

“Layanan penyembuhan trauma dan dukungan psikososial harus segera diberikan. Pemulihan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemulihan korban secara keseluruhan,” ujarnya di Jakarta, Rabu 29 April 2026.

Selain dukungan psikologis, ia meminta seluruh hak korban dan keluarga korban dipenuhi secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan. Netty menegaskan negara harus hadir memastikan korban memperoleh perlindungan yang layak, termasuk jaminan sosial.

“Korban luka harus memperoleh layanan kesehatan terbaik hingga pulih. Sementara keluarga korban meninggal berhak mendapatkan santunan dan seluruh bentuk perlindungan sosial secara cepat, transparan, dan tepat sasaran,” katanya.

Netty juga menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi dalam melakukan investigasi menyeluruh atas insiden tersebut. Ia menekankan investigasi harus berlangsung objektif, transparan, dan tuntas agar penyebab kecelakaan dapat diungkap secara jelas.

“Hasil investigasi harus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi nasional agar tragedi serupa tidak terulang,” ujarnya. Ia menambahkan, keselamatan transportasi merupakan bagian dari perlindungan hak hidup masyarakat.

Karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan. Khususnya, di area perlintasan dan operasional kereta api, harus menjadi prioritas.

“Keselamatan penumpang harus selalu menjadi prioritas utama. Tragedi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keselamatan transportasi kita,” kata Netty.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....