Pascainsiden Argo Bromo, Layanan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal

  • 29 Apr 2026 17:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KAI memastikan perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang kembali beroperasi normal mulai Rabu 29 April 2026, per pukul 14.00 WIB.
  • KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional perjalanan kereta api.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang kembali beroperasi normal mulai Rabu 29 April 2026, per pukul 14.00 WIB. Ini setelah Stasiun Bekasi Timur dibuka kembali pascainsiden tabrakan yang terjadi pada Senin (27/4) malam.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, mengatakan pembukaan kembali layanan dilakukan setelah seluruh tahapan uji coba operasional berjalan lancar. “Setelah berbagai tahapan uji coba tersebut, perjalanan KRL pada lintas Bekasi–Cikarang telah kembali beroperasi mulai pukul 14.00 WIB,” ujar Anne dalam keterangan di Jakarta.

KAI menegaskan proses pemulihan layanan dilakukan secara bertahap, terukur, serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Perusahaan juga memastikan seluruh pemeriksaan menyeluruh telah dilakukan untuk menjamin keamanan perjalanan kereta api dan kenyamanan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap operasional. Pembukaan kembali layanan di Stasiun Bekasi Timur dilakukan setelah dipastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi,” katanya.

Dengan beroperasinya kembali stasiun dan lintasan tersebut, mobilitas masyarakat di wilayah Bekasi, Cikarang, dan sekitarnya diharapkan kembali lancar. KAI turut menyampaikan apresiasi kepada pelanggan atas kesabaran selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.

Sebelumnya, insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4). Peristiwa tersebut mengakibatkan 107 orang menjadi korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka.

Dari total korban luka, sebanyak 43 penumpang telah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani perawatan di rumah sakit. KAI memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal dengan dukungan tenaga medis guna mempercepat pemulihan.

Selain menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban, KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan korban luka hingga pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Serta berkomitmen menjaga komunikasi secara transparan terkait penanganan pascainsiden.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....