Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Meninggal Dunia Capai 15 orang
- 28 Apr 2026 14:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Total korban meninggal dunia akibat tabrakan kereta api di Kota Bekasi tercatat sebanyak 15 orang.
- Total 10 orang belum diketahui identitasnya dan 5 sudah diketahui identitasnya.
- Korban yang belum diketahui identitasnya saat ini berada di RS Polri Kramat Jati.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Sebanyak 15 orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan kereta api di Kota Bekasi, Senin, 27 April 2026. Dari 15 korban, sebanyak 5 orang sudah diketahui identitasnya sedangkan 10 orang korban lainnya belum terindentifikasi.
Berdasarkan data Posko Polda Metro Jaya di RSUD Chasbullah Abdulmadjid (RSUD) CAM Kota Bekasi, korban meninggal tersebar di sejumlah rumah sakit. 10 orang tanpa identitas di RS Polri Kramat Jati, 3 orang di RSUD CAM Kota Bekasi, 1 orang RS Bella Bekasi, 1 orang di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur.
Untuk identitas korban di RSUD CAM Kota Bekasi antara lain, Nuryati, Nurlaela, Rista Triana. Sedangkan korban di RS Bella Bekasi bernama Ristuti Kustirahayu dan korban meninggal di RS Mitra Kelurga Bekasi Timur bernama Adelia Rifani.
Berdasarkan data yang ada, para korban tersebar di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi. Sedangkan sisanya di RS Polri Kramat Jati.
Paling banyak korban berada di RSUD CAM Kota Bekasi sebanyak 53 orang dengan korban meninggal 3 orang. Sementara 10 orang korban berasa di RS Primaya Bekasi Timur.
Kemudian 6 orang korban di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dengan 1 orang dinyatakan meninggal dunia. Lalu 4 orang korban di RS Bella Bekasi dengan 1 orang meninggal dunia.
Sementara sisanya 1 orang korban d RS Kartini, 1 orang korban di RS Siloam Cikarang. Kemudian 2 korban di RS Hermina, RS Mitra Kelurga Barat, RS Siloam Bekasi Timur dan 4 korban di RS Mitra Cibitung.
Direktur RSUD CAM Kota Bekasi, Ellya Niken Prastiwi menjelaskan, sebagian korban berada di IGD serta rawat inap dan sebagian sudah pulang. Dan 3 orang dinyatakan meninggal dunia.
"Kami pastikan memberikan layanan terbaik untuk para korban. Dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," katanya, Selasa, 28 April 2026.
Sementara itu, pada, Selasa, 28 April 2026 sejumlah petinggi negara datang menjenguk korban di RSUD CAM Kota Bekasi. Salah satunya Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengucapkan belasungkawa terhadap para korban. Serta memastikan pemerintah akan melakukan investigasi terhadap kasus kecelakaan kereta api di Kota Bekasi tersebut.
"Kaget atas peristiwa yang terjadi dan mengucapkan belasungkawa atas nama pemerintah. Kami akan melakukan investigasi atas kasus kecelakaan tersebut," ujarnya.
Sekadar informasi, tabrakan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada, 27 April 2026 malam hari. Tabrakan terjadi antara Kereta Api (KA) jarak jauh dengan KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur akibat taksi mogok.
Akibat peristiwa tersebut sebanyak 53 korban dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Adapun 3 orang dari total korban dinyatakan meninggal dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....