Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Investigasi Tabrakan Kereta di Bekasi

  • 28 Apr 2026 10:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo memastikan pemerintah melakukan investigasi kasus tabrakan kereta di Kota Bekasi.

RRI.CO.ID, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan melakukan investigasi atas insiden tabrakan kereta api di Bekasi, Jawa Barat. Ini dilakukan untuk mengetahui secara utuh terjadinya tragedi yang menelan korban jiwa dan luka-luka tersebut.

Saat mengunjungi para korban di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Presiden menyatakan secara garis besar banyak lintasan perkeretapian tidak dijaga. Menurut dia, jumlahnya cukup banyak hingga mencapai 1.800 titik di seluruh Pulau Jawa.

Terkait persoalan tersebut, Kepala Negara telah memerintahkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya dengan membangun pos-pos jaga di titik jalur perlintasan kereta api.

“Kami segera akan mengadakan investigasi kejadiannya seperti apa,” ujarnya, Selasa 28 April 2026. “Namun, secara garis besar lintasan kereta api banyak tidak dijaga, itu segera kami atasi.”


Presiden menambahkan untuk membangun pos-pos jaga di jalur lintasan kereta api dibutuhkan anggaran sekitar Rp4 triliun. Kepala Negara memastikan hal tersebut akan segera dieksekusi untuk memastikan keselamatan warga.

"Saya sudah perintahkan, kami akan segera memperbaiki semua,” ujarnya. Apakah akan memperkuat pos jaga atau tindakan lainnya, Presiden menegaskan akan menunjuk pelaksananya.

Presiden juga berjanji untuk membantu pembangunan flyover di Kota Bekasi. Menurut dia, hal itu menjadi keperluan mendesak warga kota tersebut demi keselamatan mereka.

“Pemkot Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover karena kota ini sangat padat sehingga itu sangat penting dan mendesak,” ujarnya. “Jadi saya sudah menyetujui pembangunan flyover langsung dengan bantuan Presiden.”

Insiden tabrakan kereta api itu terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026 malam. Kereta rel listrik (KRL) yang tengah berhenti tiba-tiba dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo dari arah Jakarta.

Menurut informasi hingga saat ini, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 14 orang. Sedangkan korban luka-luka tercatat sebanyak 84 orang yang tengah dirawat di berbagai rumah sakit di Kota Bekasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....