Mendagri: Kebutuhan Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra Capai 39.021 Unit
- 15 Apr 2026 23:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mendagri menyebut kebutuhan hunian tetap mencapai 39.021 unit di tiga provinsi terdampak bencana Sumatra
- Data penerima masih diverifikasi untuk memastikan rumah rusak berat atau hilang
- Menteri PKP menyatakan kesiapan penuh membangun huntap
RRI.CO.ID, Jakarta — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut total kebutuhan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana Sumatra mencapai 39.021 unit. Jumlah tersebut merupakan akumulasi usulan dari tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ia menjelaskan, usulan tersebut masih akan melalui proses verifikasi sebelum direalisasikan. Pemerintah juga akan memastikan data penerima sesuai dengan kondisi rumah yang rusak berat atau hilang akibat bencana.
“Itu yang kami kejar terus sekarang ini. Dari 39 ribu ini juga akan diverifikasi BPS, benar nggak rusak berat, hilang, layak nggak dan segala macam,” kata Menteri Tito yang juga sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu, 15 April 2026.
Tito merinci dari total 39.021 tersebut, sekitar 28 ribu unit berasal dari Aceh. Sementara lebih dari 7 ribu unit berasal dari Sumatra Utara dan sekitar 2.800 unit dari Sumatera Barat.
Namun, ia menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara. Karena, angka tersebut akan disesuaikan dengan hasil validasi data di lapangan sebelum di eksekusi.
Tito menambahkan pembangunan hunian tetap akan dilakukan melalui beberapa skema. “Tapi ini harus dibagi-bagi mana yang maunya mandiri, yang dibangunkan BNPB, mana yang komplek yang dibangunkan Kementerian PKP,” ucapnya.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan kesiapan kementeriannya dalam mendukung pembangunan huntap bagi korban bencana di Sumatra. Ia menegaskan seluruh sumber daya telah disiapkan untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut.
“Kami sudah siap. SDM-nya sudah siap,” ujarnya.
Ia menambahkan pihaknya juga telah mengutus jajaran eselon satu untuk turun langsung ke lapangan. Namun, pelaksanaan pembangunan tetap menunggu penentuan lokasi dan jumlah kebutuhan yang telah ditetapkan.
“Begitu sudah ditentukan tempatnya, jumlahnya berapa, ya kami sudah siap membangun. Kami Kementerian Perumahan sangat siap membantu saudara-saudara kita yang korban bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh,” ucap Menteri Ara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....