Pengguna LRT Jabodebek Turun saat WFH ASN Hari Pertama, Ini Evaluasinya
- 11 Apr 2026 18:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KAI mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai 106.301 orang pada hari pertama penerapan WFH
- Hari Pertama WFH ASN, Pengguna LRT Jabodebek Turun 10 Persen
RRI.CO.ID, Jakarta - Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) memengaruhi jumlah pengguna LRT Jabodebek pada Jumat, 10 April 2026. KAI mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai 106.301 orang pada hari tersebut, yang artinya menurun dibandingkan hari sebelumnya.
Pada Kamis, 9 April 2026, jumlah pengguna LRT Jabodebek tercatat sebanyak 118.505 orang di seluruh jaringan layanan. Data tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 12.204 pengguna atau sekitar 10 persen dibandingkan hari berikutnya.
Penurunan volume pengguna terutama terjadi pada stasiun yang berada di kawasan perkantoran dan terintegrasi antarmoda transportasi. Beberapa stasiun yang terdampak meliputi Kuningan, Dukuh Atas, Rasuna Said, Cikoko, Setiabudi, serta Pancoran.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menjelaskan penurunan terjadi pada stasiun dekat perkantoran pemerintahan. Ia menyebut stasiun Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, serta Pancoran mengalami penurunan pengguna cukup signifikan berdasarkan evaluasi tim.
"Penurunan volume pengguna LRT Jabodebek ini merupakan dampak langsung dari kebijakan kerja WFH bagi ASN, khususnya pada jam sibuk," kata Raditya kepada RRI, Sabtu 11 April 2026.
| Baca juga: KAI Catat Pengguna KRL Turun Dampak WFH ASN |
KAI tetap mengoperasikan layanan dengan pola hari kerja sebanyak 430 perjalanan LRT Jabodebek pada Jumat tersebut. Seluruh fasilitas stasiun dan petugas disiagakan penuh guna menjaga kenyamanan serta kelancaran layanan pengguna.
“KAI akan terus hadir mendukung mobilitas masyarakat, dan memastikan setiap perjalanan LRT Jabodebek mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna,” tutup Radhitya.
Seorang pengguna bernama Dwi menyatakan dirinya memanfaatkan kebijakan WFH untuk bekerja optimal dari rumah setiap hari.Ia mengaku biasanya menggunakan KRL dan LRT Jabodebek saat bekerja, namun kini tidak perlu bepergian.
" WFH saya manfaatkan untuk bekerja optimal dari rumah. Meskipun setiap hari kerjannya, saya selalu menikmati perjalanan dengan KRL, dan LRT Jabodebek," kata Dwi pengguna setia LRT Jabodebek.
Berikut data, penurunan volume terbanyak terjadi di stasiun yang berada di dekat perkantoran maupun stasiun integrasi, seperti :
Stasiun Kuningan
Kamis, 9 April sebanyak 12.530 pengguna.
Jumat 10 April 2026 sebanyak 10.284 pengguna, menurun 2.246 pengguna LRT Jabodebek.
Stasiun Dukuh Atas
Kamis 9 April 2026 sebanyak 16.954 pengguna.
Jumat 10 April sebanyak 15.859 pengguna, menurun 1.095 pengguna LRT Jabodebek.
Stasiun Rasuna Said
Kamis 9 April 2026 sebanyak 7.621 pengguna.
Jumat 10 April 2026 sebanyak 6.659 pengguna, menurun 1.052 pengguna LRT Jabodebek.
Stasiun Cikoko
Kamis 9 April 2026 sebanyak 9.475 pengguna.
Jumat 10 April 2026 sebanyak 8.505 pengguna, menurun 970 pengguna LRT Jabodebek.
Stasiun Setiabudi
Kamis 9 April 2026 sebanyak 5.204pengguna.
Jumat 10 April 2026 sebanyak 4.318 pengguna, menurun 886 pengguna LRT Jabodebek.
Stasiun Pancoran
Kamis 9 April 2026 sebanyak 7.241 pengguna.
Jumat 10 April 2026 sebanyak 6.607 pengguna, menurun 634 pengguna LRT Jabodebek.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....