Pembangunan 150 Hunian Tetap di Aceh Tamiang Capai 45 Persen
- 22 Feb 2026 21:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Progres pembangunan 150 unit hunian tetap (huntap) di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, telah mencapai 45 persen. Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyatakan huntap tersebut dibangun untuk warga korban bencana hidrometeorologi yang terjadi November 2025 lalu.
"Hingga saat ini, progres pembangunan fisik bangunan hunian tetap di Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Tamiang, sudah menyentuh angka 45 persen. Sedangkan pemerataan lahan telah mencapai 80 persen," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, di Banda Aceh, Minggu 22 Februari 2026.
Sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah telah meninjau lokasi pembangunan huntap yang berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektare tersebut. Pembangunan huntap ini diperuntukkan bagi masyarakat korban banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Menurut Joko, kunjungan Kapolda Aceh merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana. Sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak.
"Pembangunan hunian tetap ini diharapkan menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Simpang Kanan," ujarnya. Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan secara intensif setiap hari, mulai pagi hingga malam, dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar 45 hari.
Polda Aceh menargetkan pembangunan dapat rampung pada Mei 2026. Jika berjalan sesuai rencana, seluruh unit hunian diperkirakan memasuki tahap akhir setelah Lebaran Idulfitri.
Jika tidak, lanjutnya, pembangunan diprakirakan rampunh menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Sehingga masyarakat korban bencana dapat segera menempatinya.
Joko menegaskan, pembangunan hunian tetap ini bukan sekadar membangun tempat tinggal, tetapi juga bertujuan memulihkan rasa aman serta membangun kembali harapan masyarakat. "Kami berharap dengan kerja keras personel yang terlibat serta dukungan doa masyarakat, hunian tetap ini dapat segera ditempati oleh para korban," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....