PKP Libatkan PT KAI dan Astra Bangun Seribu Unit Rusun di Bandung
- 16 Jul 2026 14:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PKP bekerja sama dengan PT KAI dan PT Astra International membangun sekitar 1.000 unit rumah susun di Kiaracondong, Bandung
- Pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui APBN, Danantara, dan kerja sama dengan sektor swasta
- Kawasan seluas 9.624 meter persegi akan dikembangkan menjadi Transit Oriented Development (TOD) dengan konsep hunian tipe 36
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian PKP menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Astra International membangun rumah susun. Proyek tersebut menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit hunian pada lahan milik PT KAI di Kiaracondong, Bandung, Jawa Barat.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan pembangunan rusun tersebut menjadi contoh kolaborasi pemerintah, BUMN, dan sektor swasta. Menurutnya, proyek tersebut mendukung penyediaan hunian layak sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
"Di Kota Bandung kita akan membangun sekitar 1.000 unit rusun di atas lahan milik PT KAI dengan dukungan PT Astra. Tadi spesifikasinya sudah dijelaskan, 36 meter persegi, dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, dan ada area servis," ujar Menteri Ara saat meninjau lokasi pembangunan di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 15 Juli 2026.
Selain itu, Maruarar mengatakan pemerintah menyiapkan berbagai skema pembiayaan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset negara secara berkelanjutan. Ia menambahkan skema tersebut melibatkan pembiayaan melalui APBN, Danantara, maupun kerja sama dengan pihak swasta.
Menurut Ara, pembangunan akan dimulai setelah seluruh proses administrasi dan perizinan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga akan berkonsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan lahan yang disiapkan memiliki dua hamparan dengan total 9.624 meter persegi. Menurutnya, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai kawasan Transit Oriented Development (TOD) dengan target sekitar 1.000 unit rumah susun.
"Nanti kita dengan bicara teknis dengan Astra. Konsepnya itu adalah konsep 36, tipe 36," ucapnya.
Selain itu, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto menyatakan kesiapan Astra mendukung pembangunan rumah susun tersebut. Hunian akan mengusung konsep tipe 36 dengan dua kamar tidur, ruang keluarga, dan area servis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....