Imlek Hari Besar Tionghoa, Bukan Hari Besar Keagamaan
- 16 Feb 2026 21:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kota Bekasi-Tahun baru Imlek adalah hari besar masyarakat Tionghoa berdasarkan putaran kalender bulan atau lunar kalender. Hal ini berlaku bukan saja di Indonesia namun juga diseluruh dunia.
Menurut Tokoh Tionghoa Kota Bekasi, Ronny Hermawan menegaskan, Imlek bukanlah hari besar keagamaan. Sehingga etnis Tionghoa beragama apapun bisa merayakan Tahun Baru Imlek.
"Imlek bukan hari besar agama, tapi hari besar suku Tionghoa bukan hanya di Indonesia tapi dunia berdasarkan lunar kalender. Kalau Tahun Baru Masehi itu lahirnya Isa Almasih, kalau kalender Jawa Satu Suro, kalau Tahun Baru Islam 1 Muharom," katanya, saat ditemui di Klenteng Hok Lay Kiong, Senin, 16 Februari 2026.
Ia menjelaskan, saat Imlek berlangsung ada beberapa tradisi yang dijalankan oleh etnis Tionghoa. Salah satunya, kumpul keluarga dan makan bersama, tentunya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga.
Selain kumpul keluarga, pada saat Imlek maka masyarakat Tionghoa akan menyempatkan mendatangi orangtua. Seperti kakek-nenek, orangtua kandung bagi yang sudah tidak tinggal serumah dan juga mertua.
"Biasanya kumpul keluarga dan makan-makan bisa di rumah atau di luar rumah seperti restoran disesuaikan dengan kondisi keluarga. Terus kita datang ke orang yang lebih tua, itu semua tradisi-tradisi pada saat Imlek," katanya.
Pada perayaan Imlek kali ini, ia berharap menjadi momentum untuk datangnya segala hal kebaikan. Hal ini bukan saja dirasakan masyarakat Tionghoa namun masyarakat Indonesia pada umumnya.
Ia juga mengajak, agar di Tahun Kuda Api masyarakat bisa lebih bersabar dan menahan diri. Sebab Kuda dan Api melambangkan sesuatu yang penuh dengan energi dan menggebu-gebu sehingga perlu dikendalikan dengan baik.
"Karena ini tahun kuda api, kuda dan api penuh energi jadi kita harap bisa menahan diri. Karena takutnya akselerasi yang begitu cepat, semangat yang menggebu justru jadi kacau," katanya.
Sementara Ketua Klenteng Hok Lay Kiong, Benny Gunawan berpesan pada Imlek kali ini masyarakat bisa lebih bersabar. Terutama dalam bertindak dan bisa menahan emosi sebab Imlek kali ni merupakan Tahun Kuda Api.
"Kuda itu semangatnya itu kan kuat sekali. Karena kuat sekali kalau kita tidak bisa mengontrol justru bisa terjadi hal-hal tidak diinginkan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....