TNI Kerahkan Alat Berat Kendalikan Aliran Sungai di Aceh
- 04 Feb 2026 21:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Aceh - Banjir yang melanda Aceh akhir November 2025 menyebabkan aliran sungai berbelok dan melebar. Untuk mengatasinya, TNI Angkatan Darat melakukan pemindahan aliran sungai dengan menggunakan sejumlah alat berat.
Pantauan Selasa, 3 Februari 2026, di Desa Jambak, Aceh Barat, TNI menurunkan buldoser perayap jenis D9T. Alat berat itu digunakan memindahkan aliran sungai agar kembali ke jalur semula.
Buldoser terlihat meratakan dan memadatkan tanah di sekitar sungai. Upaya ini dilakukan agar air tidak lagi meluap ke permukiman warga.
Selain buldoser, TNI juga mengerahkan ekskavator di lokasi tersebut. Alat ini digunakan menggali parit, mengeruk sungai, dan memindahkan bebatuan.
Kedua alat berat itu dipakai sekaligus untuk membangun tanggul. Tanggul dibuat sebagai penahan agar air sungai tidak meluber saat debit meningkat.
Di Desa Jambak, ekskavator juga dimanfaatkan membuka jalan. Akses tersebut sebelumnya tertutup material longsor akibat bencana.
Penanganan serupa dilakukan di Desa Kubu, Kabupaten Bireuen. Buldoser dan ekskavator tampak membersihkan lumpur yang menutup ruas jalan.
Buldoser bertugas memadatkan tanah di tepi sungai. Sementara ekskavator mengangkut material tanah yang menghalangi jalan.
Di Desa Tansaran, Aceh Tengah, TNI membersihkan jalan secara manual. Prajurit menggunakan sekop dan gerobak sorong untuk mengangkut lumpur.
Pembersihan parit dan pembukaan jalan juga dilakukan di Desa Sahraja, Aceh Timur. Tanah masih membubung dan terus dibersihkan agar jalan kembali bisa dilalui.
Kegiatan serupa berlangsung di Desa Sekumur, Aceh Tamiang. Ekskavator mengangkut tanah dan potongan kayu yang menghambat akses jalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....