Usai Surut, Pengungsi Banjir Subang Terserang Penyakit Kulit hingga Pencernaan

  • 03 Feb 2026 10:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Banjir di wilayah Kabupaten Subang mulai surut sehingga banyak di antara pengungsi yang kembali ke rumahnya masing-masing. Setelah dilanda bencana selama sepekan terakhir, warga kini mulai terserang berbagai penyakit. 

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Anang mengatakan sekitar 1.500 warga telah mendapatkan pelayanan kesehatan. "Rata-rata pengungsi ini mengeluhkan gatal-gatal, nyeri ulu hati, sakit kepala," ucapnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Selasa, 2 Februari 2026.

Data tersebut merupakan akumulasi dari jumlah pengungsi yang mendatangi pos pelayanan kesehatan di beberapa lokasi pengungsian. Yaitu di antaranya, di kolong jembatan layang Pamanukan, Kantor Kecamatan Pamanukan, Kantor Kecamatan Ciasem, dan Kantor Kecamatan Legonkulon. 

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Su­bang, total pengungsi banjir mencapai 1.030 orang. Adapun, warga yang terdampak banjir selama sepekan terakhir diper­ki­rakan 31.656 orang. 

Ia menjelaskan, penyakit yang diderita para peng­ungsi secara umum akibat terpapar air kotor dalam waktu lama. "Untuk menjaga kesehatan, para pengungsi perlu menerapkan pola makan yang baik, kemudian menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi peng­ungsian," ucapnya. 

Kepala Pelaksana BPBD Subang Udin Jazudin menyebutkan, wilayah terdampak banjir sempat meluas ke 54 desa di sembilan kecamatan. Diantaranya, Pamanukan (8 desa), Legon­kulon (7), Sukasari (7), Pu­sa­kanagara (7), Ciasem (5), Bla­nakan (9), Pusakajaya (8), Compreng (2), dan Pagaden (1).

"Rumah yang terendam banjir di seluruh desa dan kecamatan tersebut tercatat hingga 7.110 unit. Selain itu, banjir merendam 2.130 hektare sawah, 334 hektare kolam ikan, 27 sarana ibadah warga, dan 18 sekolah," katanya, menjelaskan. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....