BPBD DKI: 52 RT-17 Ruas Jalan Tergenang Banjir

  • 29 Jan 2026 14:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Hujan lebat pada Kamis, 20 Januari 2026 menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta tergenang banjir. BPBD DKI mencatat sebanyak 52 RT dan 17 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta tergenang hingga pukul 14.00 WIB.

Genangan ini juga dipicu hujan deras sejak Rabu, 28 Januari 2026, yang menyebabkan sejumlah pintu air dan pos pantau sungai berstatus Waspada atau Siaga 3. Termasuk Bendung Katulampa, Pintu Air Manggarai, dan Pintu Air Karet.

BPBD menyebut kenaikan muka air juga terjadi di Pos Sunter Hulu, Pesanggrahan, serta Angke Hulu. Kondisi tersebut berdampak pada meluasnya genangan di lima wilayah Jakarta dengan ketinggian air bervariasi mulai dari cm hingga cm.

Di Jakarta Barat, banjir merendam 14 RT yang tersebar di Kelurahan Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Kedoya Selatan. Ketinggian air mencapai 40–80 cm, akibat curah hujan tinggi serta luapan Kali Pesanggrahan dan Angke Hulu.

Sementara di Jakarta Pusat, genangan terjadi di 9 RT Kelurahan Karet Tengsin dengan ketinggian 30–50 cm yang dipicu hujan deras. Di Jakarta Selatan, banjir merendam 10 RT di wilayah Cipulir, Pondok Pinang, Kuningan Barat, dan Pejaten Timur dengan ketinggian air 40–50 cm.

Wilayah terdampak terparah berada di Jakarta Timur dengan 17 RT tergenang di Kelurahan Bidara Cina, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 hingga 140 cm, akibat hujan lebat dan luapan Kali Ciliwung.

Adapun di Jakarta Utara, genangan terjadi di 2 RT di Kelurahan Cilincing dan Rorotan dengan ketinggian 30–50 cm. Selain permukiman, BPBD juga mencatat 17 ruas jalan masih tergenang.

Di antaranya adalah Jalan Daan Mogot KM 12, Jalan Srengseng Raya, Jalan Cileduk Raya, Jalan Raden Inten II, hingga Jalan KS Tubun. Ketinggian air di sejumlah titik berkisar antara 10 sampai 50 cm, yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Sejumlah ruas jalan lainnya dilaporkan sudah surut. Termasuk Jalan Daud Raya di Sukabumi Utara, Jalan Meruya Selatan, Jalan Strategi Raya di Joglo, hingga Jalan Letjen Suprapto di Cempaka Putih Timur.

BPBD DKI Jakarta juga melaporkan adanya warga yang mengungsi akibat banjir. Di Jakarta Barat, pengungsian berada di Masjid Jami Al Fudhola, Kedaung Kali Angke, dengan jumlah 3 kepala keluarga atau 14 jiwa.

Sementara di Jakarta Pusat, warga mengungsi di RPTRA Segas RW 06 serta Aula Masjid Muhajirin RW 07 di Kelurahan Karet Tengsin. Dalam upaya penanganan, BPBD mengerahkan personel untuk memantau genangan di seluruh wilayah.

Dalam hal ini BPBD DKI berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Guna melakukan penyedotan air dan memastikan saluran berfungsi optimal.

Kebutuhan dasar bagi para penyintas juga disiapkan, dengan target genangan dapat surut secepatnya. BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....