Gubernur Malut Berbagi Nilai Perjuangan Perempuan di PNM

  • 29 Jan 2026 04:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda berkunjung ke PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Jakarta, Selasa 27 Januari. Ini merupakan upaya memperkuat peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi daerah.

Sherly membahas penguatan program pemberdayaan perempuan di Malut. Salah satunya melalui Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang menyasar perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro.

Ia berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah mendapatkan pendampingan usaha. Para nasabah tersebut menjalankan beragam usaha, mulai dari kuliner, batik, hingga produksi makanan ringan.

Sherly menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan perempuan dalam membangun usaha. Ia juga menggali pengalaman para nasabah sebagai inspirasi bagi perempuan di Malut yang tengah merintis usaha.

Dewi Susanti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok, membagikan pengalamannya selama enam tahun bergabung dalam program PNM Mekaar. "Kuncinya disiplin," kata Dewi.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program PNM Mekaar karena bisa membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga," ujar Dewi. "Kebetulan saya juga ketua kelompok dan di kelompok inilah kami saling menguatkan serta berbagi pengalaman usaha”.

Pengalaman serupa dirasakan Wiwin Winarti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok. Ia tak menyangka mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Malut.

“Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai," ucap Wiwin.

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary menyampaikan komitmen PNM dalam memperluas akses pemberdayaan perempuan. Termasuk ke wilayah timur Indonesia.

“Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu. Agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ujar Dodot.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Malut dan PNM diharapkan dapat memperluas dampak program pemberdayaan perempuan. Sekaligus mendorong tumbuhnya usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....