Digelar sejak 1917, Pemkab Bekasi Apresiasi Hajat Bumi Situ Rawabinong
- 12 Jul 2026 04:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemkab Bekasi mengapresiasi Hajat Bumi Situ Rawabinong 2026 yang merupakan pelestarian tradisi bersejarah sejak tahun 1917 di Desa Hegarmukti.
- Hajat Bumi adalah wujud rasa syukur kepada Allah atas nikmat kehidupan, hasil bumi, dan kelestarian alam serta pengingat tanggung jawab menjaga keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan.
- Situ Rawabinong merupakan aset penting Kabupaten Bekasi yang berfungsi sebagai kawasan resapan air, ruang terbuka hijau, dan destinasi wisata dengan nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi - Pemkab Bekasi mengapresiasi Hajat Bumi Situ Rawabinong Tahun 2026 yang digelar di Desa Hegarmukti, Sabtu, 11 Juli 2026. Pasalnya kegiatan tersebut merupakan bentuk pelestarian tradisi yang sudah berlangsung sejak tahun 1917.
Bukan hanya itu, pelaksanaan Hajat Bumi Situ Rawabinong juga upaya menjaga warisan budaya. Memiliki nilai sejarah, sosial dan spiritual masyarakat khususnya di Desa Hegarmukti.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Bekasi, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta masyarakat Desa Hegarmukti. Yang terus menjaga dan melestarikan tradisi Hajat Bumi sebagai bagian dari warisan budaya yang sarat makna," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin saat menghadiri kegiatan Hajatan Bumi Situ Rawabinong, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ia mengatakan, Hajat Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kehidupan, hasil bumi. Serta kelestarian alam yang telah dianugerahkan kepada masyarakat.
Menurutnya, tradisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan. Keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.
Endin menambahkan, keberadaan Situ Rawabinong merupakan aset penting Kabupaten Bekasi yang memiliki fungsi sebagai kawasan resapan air, ruang terbuka hijau. Sekaligus destinasi wisata alam yang menyimpan nilai sejarah, budaya, dan potensi ekonomi.
"Karena itu mari menjaga kebersihan, kelestarian, dan keberlanjutan kawasan Situ Rawabinong. Sebab ini merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.
Kepala Desa Hegarmukti, Ajo Subarjo mengatakan, Hajat Bumi Situ Rawabinong merupakan tradisi yang rutin dilaksanakan setiap bulan Muharam. Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Ia menjelaskan, tradisi yang telah berlangsung sejak tahun 1917 tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan para pendiri desa. Sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Tujuannya selain mengingatkan sejarah perjuangan para pendiri desa, juga untuk menumbuhkan semangat gotong royong. Serta mempererat kebersamaan seluruh warga Desa Hegarmukti khususnya, serta masyarakat Cikarang Pusat dan Kabupaten Bekasi pada umumnya," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....